SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah mengendalikan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menyalurkan bantuan beras cadangan pangan bagi masyarakat di wilayah Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
"Tahun ini sebanyak 354 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Besuk menerima bantuan beras cadangan pangan pemerintah dengan setiap KPM mendapatkan satu kemasan beras seberat 10 kilogram," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Probolinggo Juwono Prasetijo Utomo.
Lebih lanjut, bantuan pangan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Probolinggo terhadap warganya, terutama bagi mereka yang menghadapi kondisi miskin ekstrem.
"Bantuan cadangan pangan itu merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat miskin terpenuhi," tuturnya, Rabu (26/03/2025).
Sementara Kepala DKP Kabupaten Probolinggo Yahyadi mengatakan penyaluran bantuan cadangan pangan itu sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 76 Tahun 2022 yang mengatur tentang pengelolaan cadangan pangan pemerintah.
"Tahun 2025, Kabupaten Probolinggo mencadangkan sekitar 108 ton gabah kering giling yang nantinya akan diolah menjadi beras untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
"Sasarannya rumah tangga miskin dan atau rawan pangan yang mengalami kekurangan pangan, gejolak harga pangan, bencana alam, bencana sosial dan keadaan darurat," imbuhnya.
Sebagai informasi, bantuan cadangan pangan itu tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat di Kecamatan Besuk, tetapi juga akan disalurkan di 9 kecamatan lainnya dengan total penerima mencapai 1.321 KPM dengan setiap KPM menerima 10 kg beras. pr-01/dsy
Editor : Raditya Mohammer Khadaffi