Pencari Ikan Hilang di Sungai Brantas, hingga 2 Hari Belum Ditemukan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas melanjutkan pencarian korban di hari kedua sejak dilaporkan pada Senin kemarin. SP/Lestariono
Petugas melanjutkan pencarian korban di hari kedua sejak dilaporkan pada Senin kemarin. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pencarian korban tenggelam di aliran Sungai Brantas di Desa Maron Kec Srengat Kabupaten Blitar terus dilakukan oleh team gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/POLRI serta masyarakat sampai Selasa (8/4) sore belum membuahkan hasil.

Kasus tenggelamnya  Safa (20) warga Desa Maron Kec Srengat Kabupaten Blitar ini terjadi pada Senin (7/4) sekitar pukul 12.30 ketika bersama teman-temanya mencari ikan di aliran Sungai Brantas dengan cara meracuni ikan jenis Lanet. Setelah ikan-ikan yang terkena racun tersebut mengambang  dan mati, ke delapan pencari ikan ini menjaring ikan yang mengambang karena mabuk obat tersebut.

Namun rupanya salah satu pencari ikan (Safa) terbawa arus Sungai Brantas, melihat kondisi korban yang tidak bisa berenang, teman-temanya pun berusaha menolongnya namun tak berhasil. Akhirnya teman-temanya minta tolong kepada warga sekitar. Atas kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Srengat.

Menurut Kapolsek Srengat Kompol Randhi Irawan melalui Kasi Humas Polres Blitar Iptu Samsul Anwar pada wartawan, membenarkan atas peristiwa tenggelamnya korban pencari ikan di aliran Sungai Brantas di Desa Selokajang Kec Srengat kabupaten Blitar. 

Iptu Samsul mengungkapkan,  sebelum kejadian korban Safa bersama teman-temanya mencari ikan di aliran Sungai Brantas dengan cara memberi obat sejenis Lanet, setelah ikan mengambang karena mabuk, mereka menjaring ikan-ikan itu.

"Saat korban menangkap ikan bersama rekan-rekanya rupanya diduga korban belum begitu bisa berenang, sehingga terbawa arus Sungai Brantas dan sempat minta tolong, ketika teman-temannya berusaha menolong korban sudah tidak ditemukan. sesuai keterangan saksi-saksi, korban tidak memakai baju, hanya kenakan celana pendek hitam, dan ciri-ciri lainya, korban jari kaki kanan bagian tengah patah saat kecelakaan, kini team gabungan masih melakukan pencarian korban, dan koordinasi dengan pihak Polsek Rejotangan Polres Tulungagung," terang Iptu Samsul.

Atas kejadian tersebut pihak Polres Blitar Kota menghimbau pada warga masyarakat, agar berhati-hati saat aktifitas di sungai, apalagi yang belum atau tidak bisa berenang. Les

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…