Peradilan Babak Belur Atasi Mafia Peradilan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, menyoroti terjeratnya 3 hakim menjadi tersangka suap vonis onstslag atau putusan lepas pada kasus korupsi ekspor bahan baku minyak goreng.

Dia menilai dunia peradilan semakin babak belur dengan kasus mafia peradilan.

"Mafia peradilan yang membuat semakin memburuknya citra pengadilan di mata masyarakat. Seolah-olah Hakim yang sudah pernah terkena kasus korupsi baik dari unsur Pengadilan Negeri hingga MA tidak membuat kapok," kata Yudi kepada wartawan, Senin (14/4/2025).

Yudi menyayangkan perkara mafia peradilan kembali terulang. Sebelumnya terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dan terbaru di PN Jakarta Pusat.

"Celakanya dalam 2 kasus terakhir ini baik PN Surabaya maupun PN Jakpus, oknum penasehat hukum juga terlibat," ucapnya.

Menurut Yudi, permasalahan mafia peradilan ini terjadi karena kurangnya integritas hakim. Sebab, kata dia, atasan hakim di pengadilan dan tiga majelis hakim juga kena dengan putusan yang sudah dipesan, artinya sudah parah betul.

"Sebagus apapun pengawasan dari pimpiman jika orang orang yang diawasi berkomplot tentu akan sulit. Bahkan korupsi di Hakim juga dipengaruhi oleh gaya hidup dan sifat rakus dari oknum hakim tersebut," ujar Yudi.

"Jika tidak ada tindakan nyata memperbaiki integritas hakim yang mempunyai kewenangan luas dalam menjatuhkan vonis tentu peristiwa korupsi akan terus berulang. Sebab gaji berapapun besarnya tidak akan cukup menghadapi tawaran yang besar misalnya dalam kasus ini diduga Rp 60 miliar ini," imbuhnya. n jk/rmc

Berita Terbaru

Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Warga

Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Warga

Kamis, 27 Agu 2026 14:59 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menjaga stabilitas harga pangan dan membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus untuk menekan angka inflasi daerah dan…

Perkuat Tumbuh Kembang, Dinkes Tuban Gencarkan Deteksi Dini Kesehatan Anak

Perkuat Tumbuh Kembang, Dinkes Tuban Gencarkan Deteksi Dini Kesehatan Anak

Kamis, 27 Agu 2026 14:44 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai upaya dalam memastikan anak tumbuh sesuai tahapan usianya membutuhkan perhatian sejak dini, Dinas Kesehatan, Pengendalian…

Peduli Korban Gempa NTT, Pemkab Ngawi Gercep Kirim Dua Truk Logistik

Peduli Korban Gempa NTT, Pemkab Ngawi Gercep Kirim Dua Truk Logistik

Kamis, 27 Agu 2026 14:39 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemkab Ngawi bergerak cepat (gercep) memberikan bantuan dua truk logistik bagi korban gempa di NTT. Bantuan yang disalurkan berupa…

Anggaran Perbaikan Jalan Turun 52 Persen, PUPR Magetan Butuh Dana Tambahan

Anggaran Perbaikan Jalan Turun 52 Persen, PUPR Magetan Butuh Dana Tambahan

Kamis, 27 Agu 2026 14:29 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti perbaikan jalan rusak melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026 di Magetan justru anggaran penanganan jalan tahun ini…

Serap Masukan Masyarakat, DPRD Kota Mojokerto Gelar Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif

Serap Masukan Masyarakat, DPRD Kota Mojokerto Gelar Uji Publik Tiga Raperda Inisiatif

Kamis, 27 Agu 2026 14:22 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto menggelar uji publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD t…

Polres Blitar Berikan Pelayanan Pengamanan Gelar Tradisi Siraman Gong Kyai Mbah Pradah

Polres Blitar Berikan Pelayanan Pengamanan Gelar Tradisi Siraman Gong Kyai Mbah Pradah

Kamis, 27 Agu 2026 14:15 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tradisi budaya Siraman Gong Kyai mBah Pradah kembali digelar di Kabupaten Blitar, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang di gelar setiap…