SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Untuk mengantisipasi kekosongan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena adanya pejabat yang memasuki masa pensiun pada 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan mulai mempersiapkan program mutasi dan lelang jabatan.
Sementara itu, diketahui untuk kekosongan jabatan tersebut meliputi tiga staf ahli, satu asisten, serta beberapa kepala dinas teknis, termasuk Dinas Sosial setempat. Lanjut, untuk posisi kepala Dinas Pendidikan akan mengalami kekosongan pada September, disusul BKPSDM pada Oktober, dan kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah pada Desember 2025.
"Untuk saat ini, yang sudah kosong antara lain staf ahli, asisten, dan kepala Dinas Sosial karena pensiun," jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pacitan, Rudi Haryanto, Minggu (20/04/2025).
"Total ada delapan jabatan eselon II yang akan kosong sampai akhir tahun ini," imbuhnya.
Menurut Rudi, kekosongan sejumlah posisi tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. Pemkab akan menggelar mutasi terlebih dahulu sebelum dilaksanakan proses lelang jabatan.
"Mutasi dilakukan tidak hanya untuk pejabat eselon II, tapi juga eselon III seperti kepala bidang, kepala bagian, maupun camat," katanya.
Diketahui, adanya mutasi bisa dilakukan setelah enam bulan masa kerja Bupati Indrata pada periode keduanya. Setelah itu, Pemkab akan melakukan asesmen dan membuka lelang jabatan untuk posisi yang belum terisi.
"Pejabat senior mungkin akan mengisi posisi strategis lebih dulu. Setelah mutasi selesai, baru dilakukan seleksi terbuka," katanya. pc-01/dsy
Editor : Desy Ayu