SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (19/04/2025) yang terjadi pada pukul 07.21 WIB dengan amplitudo maksimum yang tercatat dan berdurasi selama 88 detik.
Diketahui, erupsi Gunung Semeru tersebut sudah terjadi 4 kali, bahkan yang terakhir ini teramati telah menyemburkan abu vulkanik setinggi 800 m di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut.
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 07.21 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 800 meter di atas puncak. Status masih waspada," ungkap petugas PPGA Semeru, Ghufron Alwi, dalam keterangan tertulisnya, MInggu (20/04/2025).
Lanjutnya, erupsi juga terekam alat seismograf yang berada di Pos Pengamatan Gunung Semeru dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 84 detik. Hingga kini status Gunung Semeru masih berada di level 2 atau waspada.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, menyatakan bahwa saat ini status aktivitas Gunung Semeru berada di level II atau waspada.
Oleh karenanya, untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tengara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, mengingat potensi terjadinya perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.
"Waspada terhadap potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru," tambahnya. lj-02/dsy
Editor : Desy Ayu