SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sanggar Lansia Ashabul Yamin (SALAMIN) Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan kembali menggelar kegiatan inspiratif, bertajuk Pembinaan Mental dan Spiritual bagi Lansia, yang dilaksanakan pada Kamis (17/4/2025).
Kegiatan ini seperti disampaikan oleh Moh. Syafi'i Asy'ari merupakan bagian dari program Duta Sahabat Lansia, sebuah inisiatif dari Penyuluh Agama Islam yang mendorong kepedulian generasi muda terhadap lansia.
Acara dimulai dengan sesi pembinaan mental bertema "Berbagi Rasa, Menyatukan Jiwa", di mana para lansia saling mencurahkan isi hati, dan berbagi pengalaman hidup. "Momen ini dipandu oleh penyuluh agama dan relawan muda yang tergabung dalam program Duta Sahabat Lansia," kata Asy'ari panggilan akrab salah satu penyuluh agama dari wilayah Kecamatan Bluluk.
Melalui sesi ini lanjutnya , para peserta diajak menumbuhkan sikap saling menghargai, mengormati dan memperkuat solidaritas sesama lansia, kalau mereka punya saudara di mana-mana.
Keceriaan semakin terasa tatkala saat para lansia mengikuti Senam Ceria, yang dirancang khusus sesuai kemampuan fisik mereka. "Suasana hangat dan penuh tawa mewarnai kegiatan ini, menjadi sarana menyegarkan jasmani sekaligus mempererat kebersamaan," ungkapnya.
Pada sesi pembinaan spiritual, para lansia mendapatkan pelatihan shalat bil julus, yaitu tata cara shalat dalam posisi duduk atau saat kondisi darurat. Pelatihan ini sangat relevan mengingat kondisi fisik lansia yang beragam, agar ibadah tetap bisa dijalankan dengan khusyuk dan benar.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta pemberian bingkisan, sebagai bentuk kasih sayang dan penghargaan kepada para lansia yang hadir.
"Ini bukan sekadar kegiatan, tapi juga bentuk nyata kepedulian dan penghormatan kita kepada para orang tua, dan saya berharap program ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan lansia," harapnya.
Sementara itu, Sukimah (73) mengaku cukup senang dengan kegiatan ini. “Sejak ikut kegiatan di Sanggar Lansia Ashabul Yamin, saya merasa lebih semangat menjalani hari. Selain dapat ilmu agama, kami juga sering diajak senam, bermain, dan saling berbagi cerita. Hati jadi lebih tenang, pikiran lebih positif," katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Poniah (77), lansia ini mengaku kalau sebelumnya dirinya mengaku merasa kesepian, namun sekarang tidak. “Dulu saya sering merasa kesepian di rumah. Tapi sekarang setiap pertemuan di sanggar seperti punya keluarga baru. Banyak teman sebaya, kegiatan bermanfaat, dan bimbingan yang menguatkan iman" akunya.
Begitu juga kaya Srimah (70), kegiatan di sanggar Ashabul Yamin membuat membuat dirinya semakin dekat dengan Allah. “Alhamdulillah, adanya pembinaan spiritual di Sanggar Lansia Ashabul Yamin membuat saya semakin dekat kepada Allah dan tidak mudah merasa cemas. Kami juga diberi motivasi untuk tetap sehat lahir dan batin,"pungkasnya. jir
Editor : Desy Ayu