Di Momen Musrenbang, Musyafak Rouf Soroti Tingginya Ketimpangan dan Kemiskinan

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Jawa Timur akhirnya masuk dalam tahapan selanjutnya. Seluruh aspirasi yang dibawah oleh legislator DPRD Jawa Timur dipatenkan melalui Musyarawah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Timur yang digelar di Shangri La Hotel Surabaya, Selasa 29/4/2025.

Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf di forum Musrenbang itu menyampaikan dengan tegas bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral dan politis untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. “Musrenbang ini adalah momentum penting untuk menyelaraskan visi, menyatukan semangat, dan membangun sinergi pembangunan antara seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif maupun legislatif, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Musyafak, Selasa (29/4/2025).

Ia menambahkan, pokok-pokok pikiran DPRD yang disampaikan dalam forum ini merupakan hasil konkret dari reses, kunjungan kerja, dan rapat dengar pendapat yang dilakukan seluruh anggota dewan. Aspirasi tersebut, kata Musyafak, kemudian dikaji dan disesuaikan dengan prioritas pembangunan daerah dan kapasitas anggaran yang tersedia.

Musyafak lantas menyoroti beberapa isu strategis yang masih menjadi tantangan pembangunan di Jawa Timur, di antaranya ketimpangan pembangunan antarwilayah, angka kemiskinan, dan keberlanjutan pembangunan yang masih belum merata. Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus membangun kemitraan yang kuat dengan DPRD dan masyarakat.

“DPRD hadir sebagai representasi rakyat. Kami tidak hanya menampung, tetapi juga menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat secara langsung di daerah pemilihan kami masing-masing. Ini bentuk komitmen kami dalam mendorong pembangunan yang tepat sasaran,” tegas politisi PKB ini.

Acara MUSRENBANG ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Rachmat Pambudi, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Wakil Ketua I DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono, Wakil Ketua IV DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. rko

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…