SURABAYAPAGI.com, Jakarta - General Motors (GM) baru-baru ini melaporkan kabar kurang menyenangkan terkait penarikan kembali (recall) yang melibatkan tidak kurang dari 721.000 unit SUV dan truk di berbagai belahan dunia, lantaran adanya masalah pada komponen mesin.
Penarikan kembali (recall) ini dilakukan usai ditemukannya masalah pada komponen mesin yang berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga secara tiba-tiba, meningkatkan risiko kecelakaan yang sangat berbahaya, Kamis (01/05/2025).
Lebih lanjut, GM mengungkapkan bahwa masalah utama terletak pada potensi adanya cacat produksi pada komponen krusial mesin, yaitu connecting rod (batang penghubung) dan crankshaft (poros engkol).
Cacat ini dapat berujung pada kerusakan atau bahkan kegagalan fungsi mesin secara total. Lebih lanjut, perusahaan mengakui adanya laporan terkait 12 insiden kecelakaan dan 12 kasus cedera di Amerika Serikat yang diduga kuat berkaitan dengan isu teknis ini.
Sementara itu, untuk model-model kendaraan yang terdampak dalam penarikan besar-besaran ini adalah jajaran SUV dan truk keluaran tahun 2021 hingga 2024 yang dilengkapi dengan mesin bensin V8 6.2L.
Daftar lengkapnya mencakup Cadillac Escalade dan Escalade ESV, Chevrolet Silverado 1500, Suburban, dan Tahoe, serta GMC Sierra 1500, Yukon, dan Yukon XL. Informasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi para pemilik kendaraan tersebut di seluruh dunia.
Sebagai langkah responsif, jaringan dealer resmi GM akan segera melakukan inspeksi menyeluruh pada mesin kendaraan yang terdampak. Jika ditemukan adanya masalah, dealer akan melakukan perbaikan atau bahkan penggantian mesin secara cuma-cuma bagi pemilik kendaraan.
Namun, bagi kendaraan yang lolos inspeksi, GM akan memberikan solusi preventif berupa penggantian oli dengan viskositas yang lebih tinggi, disertai dengan penggantian tutup pengisi oli dan filter oli yang baru. Penarikan kembali dalam skala besar ini jelas menunjukkan keseriusan masalah dan komitmen GM untuk memastikan keselamatan penggunanya. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu