Pemkab Bangkalan Siapkan Lahan Sekolah Rakyat di Wilayah Kantong Kemiskinan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama pihak terkait melakukan survie lokasi lahan yang akan di bangun gedung Sekolah Rakyat. SP/ BGK
Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama pihak terkait melakukan survie lokasi lahan yang akan di bangun gedung Sekolah Rakyat. SP/ BGK

i

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Mendukung Indonesia Emas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, bersiap menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah kantong kemiskinan, terkait pertimbangan pendidikan masyarakat di wilayah tersebut.

"Sebab berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan, kemiskinan selalu berbanding lurus dengan tingkat pendidikan masyarakat di wilayah itu," ujar Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Jumat (02/05/2025).

Lebih lanjut, Bupati Lukman Hakim mengungkap jika di wilayahnya memang tercatat ada tiga dari total 18 kecamatan yang menjadi kantong kemiskinan. Ketiga kecamatan yang masuk kategori kantong kemiskinan tersebut diantaranya, Kecamatan Geger, Kecamatan Kokop, dan Kecamatan Koneng.

Bupati menuturkan, awalnya yang dipersiapkan Pemkab Bangkalan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota, Bangkalan.

"Tapi setelah kami kaji, tingkat pendidikan di kecamatan Bangkalan bagus, dan tingkat ekonomi masyarakat juga bagus, sehingga kami memilih wilayah yang menjadi kantong kemiskinan dan tingkat pendidikan masyarakatnya rendah, bahkan banyak yang putus sekolah," katanya.

Akhirnya, pihaknya menemukan lahan milik Pemkab Bangkalan di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger seluas 5 hektare. Lantaran sesuai dengan ketentuan luas minimal lahan yang harus disediakan pemerintah kabupaten/kota untuk pembangunan Sekolah Rakyat itu adalah 6,4 hektare.

"Karena yang tersedia hanya 5 hektare, maka secara otomatis kami juga perlu melakukan pembebasan pada lahan sekitar milik Pemkab Bangkalan itu," katanya.

Lebih lanjut, Sekolah Rakyat tersebut dirancang untuk mencakup tiga jenjang Pendidikan, SD, SMP, dan SMA. Sedangkan terkait proses rekrutmen tenaga pengajar akan dilakukan melalui tiga skema, yaitu redistribusi ASN, rekrutmen P3K, serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Kami berharap dengan adanya program sekolah gratis untuk masyarakat miskin ini, nantinya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta menjadi solusi konkret dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bangkalan ini," kata bupati. bg-01/dsy

Berita Terbaru

Kebutuhan Lapangan Kerja Mewarnai Aspirasi Warga,  Pimpinan Dewan Minta Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Investasi ya

Kebutuhan Lapangan Kerja Mewarnai Aspirasi Warga, Pimpinan Dewan Minta Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Investasi ya

Rabu, 10 Jun 2026 06:05 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 06:05 WIB

Surabaya Pagi.com – Pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Surabaya tahun ini memunculkan fenomena baru yang menarik. Jika selama bertahun-tahun aspirasi warga d…

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni: Reses Bukan Seremoni, Melainkan Kewajiban Konstitusional untuk Menyerap Aspirasi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni: Reses Bukan Seremoni, Melainkan Kewajiban Konstitusional untuk Menyerap Aspirasi

Rabu, 10 Jun 2026 06:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi.com  –Reses merupakan instrumen penting untuk memastikan suara masyarakat masuk dalam proses pembangunan daerah.kegiatan tersebut merupakan am…

Raffi Ahmad Terseret Dugaan Suap Importasi Barang

Raffi Ahmad Terseret Dugaan Suap Importasi Barang

Rabu, 10 Jun 2026 05:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Raffi Ahmad selebritas, pembawa acara, dan pengusaha berjuluk "Sultan Andara" , menggandeng pengacara Hotman Paris. Ini terkait dugaan suap…

Kementan Keluarkan Rp 40 triliun untuk Riset dan Pembinaan Petani

Kementan Keluarkan Rp 40 triliun untuk Riset dan Pembinaan Petani

Rabu, 10 Jun 2026 05:57 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menambah produksi sektor pertanian dan…

Revisi UU Nomor 2 Tahun 2002, Jenderal Polri Bisa Berusia 63 Tahun

Revisi UU Nomor 2 Tahun 2002, Jenderal Polri Bisa Berusia 63 Tahun

Rabu, 10 Jun 2026 05:52 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM : DPR RI mengesahkan revisi Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia…

Kinerja Bank Himbara Sangat Bagus

Kinerja Bank Himbara Sangat Bagus

Rabu, 10 Jun 2026 05:50 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.com : Kemarin, para direktur bank pelat merah (Himbara), membahas terkait fenomena pasar saham yang saat ini sedang bergejolak termasuk anjloknya…