Anggaran Rp 534 Juta Untuk Tenaga Administrasi di PMD Disoal PMII

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perwakilan PK PMII IAI TABAH saat diterima di Dinas PMD untuk audiensi. SP/IST
Perwakilan PK PMII IAI TABAH saat diterima di Dinas PMD untuk audiensi. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Pusat terus berupaya mengurangi anggaran sebagai Efesiensi di tengah kondisi keuangan yang masih belum stabil, namun Pemerintah Daerah terkesan masih ugal-ugalan dalam menganggarkan pos kegiatan, seperti yang terjadi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan.

Di mana Dinas PMD ini seperti disampaikan dalam APBD Tahun 2025 menganggarkan Rp 534,8 juta, yang diperuntukan bagi tenaga administrasi dinilai penggunaan tidak transparan.

"Saya masih melihat Dinas PMD tidak transparan dalam pengelolaan keuangan khususnya untuk alokasi tenaga administrasi," kata Ahmad Hadi Surur ketua Komisariat PK PMII IAI TABAH, dalam rilisnya yang diterima surabayapagi.com, Selasa (06/05/2025).

Disebutkan olehnya, anggaran sebesar itu mestinya harus terdapat pengelolaan yang transparan sehingga publik mengetahui kalau pajak yang dibayar oleh masyarakat itu salah satunya dipergunakan untuk mengaji para pegawai ASN atau lain-lain.

"Hal ini harus dijelaskan semua ke publik, sebagai pertanggung jawaban atas penggunaan uang APBD yang semua itu dari rakyat," pintanya.

Melihat fakta tersebut akhirnya pihaknya  bersama perwakilan PK PMII IAI TABAH melakukan audensi ke Dinas PMD pada Senin (5/5/2025), dan diterima oleh Kabid. Pengelolaan keuangan, Aset & Sumber Daya Desa Anang Budi Santosa;  Kabid. Pemerintahan Desa MCH. Zamroni; Kabid. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Rahardi Puguh R; dan Sub koordinator Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Yanuar Rosyidi.

Dalam penjelasan saat audensi itu kata Surur, diwakili oleh Rahardi Puguh R, dimana ia menyampaikan bahwa keberadaan tenaga administrasi saat ini, merupakan bagian dari masa transisi menuju sistem kepegawaian yang lebih formal, melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Ia tambah Surur, juga  menekankan bahwa secara historis, tenaga administrasi direkrut untuk mengisi kebutuhan pelayanan dasar sembari menunggu proses rekrutmen PPPK secara menyeluruh.

Namun katanya, ketika ditanya lebih lanjut mengenai transparansi penggunaan anggaran tersebut termasuk rincian jumlah tenaga administrasi, besaran gaji, dan indikator kinerja tidak menjawabnya dengan gamblang, karena menurutnya bukan wewenangnya.

"Mas Puguh menyampaikan bahwa hal itu bukan merupakan kewenangannya untuk menjawab. Padahal Pernyataan ini malah bakal memunculkan kekhawatiran baru mengenai minimnya akses informasi publik dalam pengelolaan anggaran, yang seharusnya dijalankan secara terbuka dan akuntabel mengingat dana tersebut berasal dari anggaran negara," ujarnya. 

PK PMII IAI TABAH tetap menegaskan pentingnya transparansi penuh dalam alokasi anggaran, terlebih untuk sektor tenaga administrasi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik di tingkat dasar. Karena itu ia menuntut keterbukaan penuh terkait belanja tenaga administrasi, menuntut transparansi mekanisme tambahan penghasilan bagi PNS berdasarkan beban kerja.

Kabid. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Rahardi Puguh R saat dikonfirmasi surabayapagi.com melalui sambungan selulernya WhatsApp belum berhasil, meski sudah ada tanda kiriman terkonfirmasi terkirim, hingga berita ini ditulis. jir

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…