SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Empat produk makanan yang mengklaim dapat meningkatkan kinerja seksual pada pria atau menawarkan solusi penurunan berat badan yang efektif. Empat produk tersebut di antaranya Loboose High End Super Candy dari Jerman, Premium Thundercat Super Candy dari Rusia, Lomie Peach Berries Blossom Fruity Tea dari Prancis, Urbanism Candy dari Malaysia dan Loboose High End Super Candy dan Premium Thundercat Super Candy.
Kapsul ini diklaim dapat meningkatkan performa seksual pria, mengandung tadalafil, obat resep yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) turut menanggapi mengenai empat produk makanan yang ditarik di Singapura lantaran mengandung zat berbahaya seperti tadalafil, sennosides, hingga sibutramin.
BPOM secara terus-menerus melakukan pengawasan sebelum dan selama produk beredar untuk memastikan pangan olahan yang beredar tetap memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi pangan serta tidak mengandung bahan berbahaya/dilarang dalam pangan.mengandung bahan berbahaya/dilarang termasuk di media daring," ," demikian keterangan BPOM, Selasa (6/5/2025).
BPOM, kaget, sebab keempat produk tersebut tak terdaftar di database registrasi BPOM RI. Begitu juga hasil penelusuran data importasi periode 2022 hingga 2025 tidak ditemukan data Surat Keterangan Impor (SKI) maupun realisasi impor dengan nama keempat produk tersebut.
BPOM juga telah melakukan penelusuran di marketplace di Indonesia dan menemukan beberapa tautan penjualan daring produk tersebut.
Menurut SFA, obat tersebut harus diberikan hanya di bawah pengawasan medis.
Penggunaan tadalafil yang tidak tepat berbahaya dan dapat meningkatkan risiko efek serius, termasuk serangan jantung, stroke, sakit kepala, migrain, detak jantung tidak teratur, dan priapisme, saat seseorang mengalami ereksi yang menyakitkan dan sangat lama.
"Tadalafil juga dapat menimbulkan risiko serius bagi individu tertentu, termasuk mereka yang memiliki masalah jantung," tambah SFA, dikutip dari Strait Times, Senin (5/5/2025).
"(Hal itu) dapat menyebabkan tekanan darah rendah yang berpotensi mengancam jiwa pada mereka yang mengonsumsi obat jantung, terutama yang mengandung nitrat." n st/ec/rmc
Editor : Moch Ilham