SURABAYA PAGI, Sumenep- Bupati Kab. Sumenep, DR. H. Achmad Fauzi Wingsojudo, SH, MH menghimbau agar Masyarakat waspada menghadapi situasi di musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi.
Keberadaan di pulau dan di daratan hanya berbeda tempat saja, kalau cuaca dan pergeseran waktu sama, maka masyarakat perlu menjaga kesehatan dan mencegah hal yang dapat membahayakan terhadap kesehatan dan keselamatan di musim penghujan.
" Tetap semangat dan sehat, terus waspada dalam menghadapi situasi di musim penghujan, dan hal yang bisa dilakukan adalah menjaga pola makan, agar tubuh tetap fresh dan bersahaja"
Menurutnya, hujan adalah berkah bumi yang harus disyukuri, meski terkadang keberadaannya berdampak kepada situasi buruk terhadap kondisi tubuh, makanya penting menjaganya dengan pola makan. Ungkapnya
Selain itu, Bupati juga menyarankan, agar situasi di musim penghujan untuk menjaga kebersihan dilingkungan sekitarnya, agar tidak menyebar bakteri dan penyakit menular seperti gigitan nyamuk dan segala jenis penyakit lainnya.
" Menjaga kebersihan dan membuang sampah kepada tempatnya adalah solusi terbaik dalam mencegah dan menjaga kelestarian lingkungan"
Kata dia, hal penting untuk menjaga lingkungan tetap sehat adalah dengan membuang sampah kepada tempatnya dan menghindari dari tumpukan sampah yang berdampak kepada datangnya bencana banjir.
" Jadi, Masyarakat harus kreatif, mengolah sampah menjadi hal yang bermanfaat, dengan minimnya sampah akan berdampak kepada kesehatan lingkungan"
Sebab, menyebarnya virus bakteri itu karena tumpukan sampah yang dibawa oleh kenangan air ke halaman rumah, dan membuang sampah sembarangan dapat menyebabkan datangnya banjir saat musim penghujan seperti saat ini. Tegasnya
" Pemerintah akan terus berbuat untuk melakukan perubahan dalam mensejahterakan masyarakat, makanya ayo bersinergi dengan Pemerintah untuk melakukan hal-hal kecil yang berdampak besar"
Ia juga menjelaskan, pentingnya kerjasama antara Masyarakat dengan pemerintah dalam hal menjaga lingkungan dan merawat bumi dengan baik, karena bencana itu datang karena ulah manusianya sendiri.ar
Editor : Redaksi