Tingkatkan SDM Lansia Karang Werda, Pemkot Mojokerto Bekali Skill Membatik

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meninjau Pelatihan Membatik yang ditujukan bagi ibu-ibu anggota Karang Werda Kelurahan Wates. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat meninjau Pelatihan Membatik yang ditujukan bagi ibu-ibu anggota Karang Werda Kelurahan Wates. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus pelestarian budaya lokal melalui Pelatihan Membatik yang ditujukan bagi ibu-ibu anggota Karang Werda Kelurahan Wates yang dilaksanakan di Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang disampaikan oleh warga sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam melestarikan dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya Kota Mojokerto.

"Batik merupakan warisan budaya Kota Mojokerto yang terus kita kembangkan. Bahkan kita memiliki beberapa event tahunan yang secara berkala diselenggarakan untuk mengangkat budaya batik lokal. Pelatihan ini adalah salah satu bentuk nyata dukungan terhadap upaya tersebut," tutur perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini usai meninjau pelatihan pada Senin (19/05/2025).

Terhadap hasil karya para peserta, Ning Ita menyampaikan apresiasinya. Ia menilai meski para peserta merupakan pemula yang belum memiliki keterampilan membatik sebelumnya, hasil karya mereka cukup membanggakan.

"Untuk pemula, hasil karya para peserta sudah lumayan bagus. Jika di antara mereka ada yang ingin serius menekuni dan menjadikan membatik sebagai sumber penghasilan, Pemkot siap memfasilitasi melalui pelatihan lanjutan yang akan terus kami selenggarakan melalui Sentra IKM Batik Maja Barama Wastra," kata Ning Ita.

Sudarwati, salah satu peserta pelatihan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Kota Mojokerto yang telah mengakomodasi usulan mereka melalui Musrenbang.
"Kami mengikuti pelatihan ini dengan gembira. Hasilnya memuaskan dan sangat menambah pengetahuan kami di bidang membatik. Kami jadi punya bekal ilmu untuk kegiatan sebagai ibu rumah tangga, bahkan bisa untuk tambahan penghasilan," jelasnya.

Ia juga membagikan pengalaman selama mengikuti pelatihan, yang mencakup seluruh proses membatik mulai dari menggambar pola, mencanting, mengecap, nglorot, pewarnaan, pencucian hingga penjemuran.

"Kalau ada bimbingan dan pendampingan lagi, kami siap untuk memperdalam keterampilan membatik ini," tutupnya.

Selain diikuti oleh anggota Karang Werda Kelurahan Wates pelatihan membatik ini juga diikuti oleh perwakilan anggota TP. PKK Kota Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar aset milik Henry Surya selaku tersangka dalam perkara tindak pidana perasuransian PT…

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yakni biodiesel B50, baru diresmikan Kamis (9/7). Sedianya, B50 telah mulai berlaku sejak…

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Media sosial dihebohkan para pengelola Kopdeskel Merah Putih yang kecewa terhadap sistem pengelolaan dan pengupahan yang…

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum Bulog ditugaskan menyerap minimal 1 juta ton jagung petani dalam setahun untuk pengelolaan cadangan jagung pemerintah.…

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto mengungkapkan pemerintah masih berutang sebesar Rp 25,8 triliun kepada…

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi ekonomi yang tidak stabil menyebabkan banyak umkm maupun pengusaha yang gulung tikar, namun berbeda dengan Resto Viaduct…