SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Diguyur hujan intensitas tinggi selama tiga hari terakhir mengakibatkan sebanyak 15 rumah di dua kecamatan di Kabupaten Tulungagung, terdampak tanah longsor. Dua kecamatan yang terdampak tersebut diantaranya, di Kecamatan Pagerwojo dan Sendang.
"Lima rumah terdampak di Pagerwojo dan 10 rumah lainnya di Sendang," jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma, Rabu (21/05/2025).
Di Kecamatan Pagerwojo, longsor terjadi di Desa Samar hingga menyebabkan dua rumah jebol pada bagian tembok, satu rumah mengalami retak dan pergeseran di bagian teras, serta dua rumah lainnya tertimbun lumpur di bagian belakang.
Kemudian tanah longsor di Desa Nyawangan, Tulungagung mengakibatkan dua rumah warga tertimbun longsor. Tak hanya itu, longsor di Desa Nyawangan, Tulungagung juga mengakibatkan sebanyak empat titik talut penahan jalan rusak parah.
Bencana tanah longsor di Desa Sendang, Tulungagung ini menimpa badan jalan dan rumah warga milik Supangi Dusun sendang dengan kerusakan 5 buah esbes.
Beruntung, tidak ada ada korban dalam peristiwa tersebut dan kini BPBD Tulungagung telah mengerahkan tim bersama TNI/Polri dan warga untuk membersihkan material longsor sejak Selasa pagi.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun 15 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda-beda," ujarnya.
Selain itu, bantuan darurat berupa terpal dan sembako telah disalurkan kepada warga terdampak. Disisi lain, BPBD Tulungagung tak lupa terus menghimbau masyarakat Tulungagung untuk tetap waspada, terutama masyarakat di wilayah rawan bencana.
"Kami juga berkoordinasi dengan Disperkim untuk kemungkinan bantuan perbaikan rumah. Sementara asesmen masih berlangsung di lapangan dan jumlah rumah terdampak bisa bertambah," ucap Gilang. tl-01/dsy
Editor : Desy Ayu