SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap tahun, umat Muslim merayakan dua macam Hari Raya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Umat Islam di Indonesia bersiap menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, yang diperkirakan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.
Saat haji tahun 2011, saya amati banyak keluarga Saudi masih mengorbankan seekor domba — atau seekor kambing. Dagingnya dibagi menjadi tiga bagian dan kemudian dibagikan kepada keluarga, teman, tetangga, dan orang-orang yang kurang mampu .
Secara universial, saat Idul Adha, umat Muslim akan melakukan ibadah kurban.
Dalam Bahasa Arab, kurban (qurban) berarti dekat atau mendekatkan, atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah, yang secara harfiah berarti hewan sembelihan.
Sementara itu, ibadah kurban merupakan ibadah dengan melakukan penyembelihan hewan ternak untuk dipersembahkan kepada Allah SWT.
Kurban dilakukan pada bulan Zulhijah pada penanggalan Islam, yakni pada tanggal 10 (Idul Adha), serta 11, 12, dan 13 (hari Tasyrik).
Ibadah kurban saat Idul Adha identik dengan kisah Nabi Ibrahim dan Ismail.
Menurut saya, ibadah haji sangat erat kaitannya dengan kisah Nabi Ibrahim. Ritual-ritual haji, seperti thawaf, sa'i, wukuf di Arafah, dan melempar jumrah, merupakan pengingat atas perjuangan dan kesetiaan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT.
Ritual haji seperti thawaf (mengelilingi Ka'bah), sa'i (berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah), dan melempar jumrah, merupakan bagian dari kisah Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk membangun Ka'bah bersama putranya, Nabi Ismail, dan kemudian mengajak seluruh umat manusia untuk berhaji.
Sejarah Islam yang saya baca, semua nabi dan rasul memiliki mukjizat, yang merupakan tanda kebenaran dari Allah SWT.
Beberapa contoh mukjizat yang terkenal antara lain: Nabi Nuh dengan bahteranya yang selamat dari banjir besar, Nabi Musa dengan tongkat yang bisa membelah laut dan menakjubkan orang-orang kafir. Nabi Isa dengan kemampuan menyembuhkan orang sakit dan menghidupkan orang mati. Nabi Muhammad SAW dengan Al-Quran sebagai mukjizat terbesar.
Nabi Ibrahim memiliki beberapa mukjizat yang luar biasa, termasuk tidak hangus ketika dibakar oleh Raja Namrud. Jari-jari beliau mengeluarkan susu dan madu saat masih bayi, dan juga keajaiban menghidupkan makhluk yang sudah mati. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai orang pertama yang membangun Ka'bah.
Nabi Ibrahim bersama putranya, Ismail, berperan penting dalam pembangunan Ka'bah, yang kini menjadi salah satu tempat suci umat Islam.
Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun Ka'bah sebagai pusat ibadah dan tempat ziarah bagi umat manusia, yang kemudian menjadi kiblat umat Islam.
Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk menyeru umat manusia untuk melaksanakan haji ke Baitullah.
Nabi Ibrahim pernah meminta Allah untuk menunjukkan bagaimana Ia menghidupkan makhluk mati, dan kemudian burung yang telah dipotong bisa kembali hidup.
Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Nabi Ibrahim juga memiliki kemampuan mengubah pasir menjadi makanan.
Sejarah Islam mengajarkan Nabi Ibrahim yang telah ditetapkan sebagai kekasih Allah, pernah selamat dari api yang menyala. Allahu Akbar. ([email protected])
Oleh:
Hj. Lordna Putri
Editor : Moch Ilham