Wali Kota Kediri Vinanda Hadirkan BOSDA Mapan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kota Kediri

 

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, dalam peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Kota Kediri. Program ini merupakan bantuan dana dari Pemerintah Kota Kediri untuk mendukung operasional sekolah, melengkapi dan memenuhi kekurangan dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) yang dialokasikan oleh pemerintah pusat.

Mbak Wali menjelaskan Dana BOSDA ini dapat digunakan untuk meningkatkan sarana prasarana pembelajaran di sekolah, meningkatkan digitalisasi dan literasi sekolah, serta untuk kegiatan minat dan bakat peserta didik. Contohnya, dapat digunakan untuk berbagai jenis belanja, seperti belanja pegawai (honorarium pendidik dan tenaga kependidikan yang belum terakomodir BOS Reguler), belanja barang/jasa, dan belanja modal.

"BOSDA ini harus dikelola secara transparan, efisien, dan efektif, serta dapat dipertanggungjawabkan. Dana BOSDA dilarang untuk membiayai kegiatan yang sudah dibiayai oleh BOS Pusat atau sumber dana lainnya (double accounting), serta membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah atau memerlukan biaya besar," jelas Wali Kota Kediri, Minggu (1/6/2025).

Wali Kota termuda di Indonesia ini juga berharap program BOSDA dapat meringankan beban masyarakat, dan dapat mewujudkan pendidikan gratis dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kediri. Di mana tidak ada lagi pungutan biaya pendidikan kepada peserta didik, khususnya bagi keluarga kurang mampu. Lalu sudah tidak ada lagi ijazah yang tertahan di sekolah swasta. Serta meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan.

Sementara itu, dalam hal penyaluran dana BOSDA, menurut Kepala Dinas Pendidikan Anang Kurniawan, rencananya dilakukan sebanyak 2 kali setahun. Tahap I pada bulan Maret-April dan tahap II pada bulan Juli-Agustus. Di tahun 2025 ini, rencana dicairkan pada bulan Agustus mendatang.

“Untuk Tahun 2025, rencana dicairkan pada bulan Agustus, melalui rekening sekolah atas nama sekolah, bukan rekening BOS Pusat atau atas nama pribadi,” tambahnya.

Lebih lanjut Anang Kurniawan menjelaskan bahwa total anggaran BOSDA di tahun 2025 sebesar Rp 7.796.280.000 selama 6 bulan dengan rincian TK sebesar Rp 395.460.000. Lalu KB/SPS/TPA sebesar Rp 186.840.000. Sedangkan untuk SD Negeri sebesar Rp 2.097.720.000 dan SD swasta sebesar Rp 856.560.000. Untuk SMP negeri sebesar Rp 2.860.500.000 dan SMP swasta sebesar Rp 1.399.200.000. “Mulai tahun depan anggaran BOSDA direncanakan sebesar Rp 15.592.560.000 selama 12 bulan," terangnya. Can

Berita Terbaru

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Wamen Imipas Berharta Rp 234 Miliar, Dijebloskan ke Tahanan

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi ditahan oleh KPK usai menyerahkan diri terkait Operasi Tangkap Tangan…

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jeritan Keadilan Keluarga Kacab BRI

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM :Keluarga kepala cabang (kacab) bank BRI (sebelumnya dilaporkan sebagai Bank BUMN di Cempaka Putih) berinisial MIP (37), Mohamad Ilham…

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Dadan Cs, Diduga Bancakan Diantara Rp 353 Triliun

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kini, serangkaian pengadaan barang fiktif dan mark up anggaran, mulai dari puluhan ribu unit motor listrik senilai Rp 1 triliun hingga…

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.com : Mantan artis Fabiola Elizabeth di Sukoharjo, mengincar warga Amerika Serikat. Ini bukan berarti WNI aman dari penipuan online.             D…

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Mendiktisaintek Geleng geleng Kepala

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, geleng geleng kepala oleh ulah 4 warga negara Indonesia (WNI)…

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Prabowo, Arahkan Koki MBG tak Potong Ayam Lebih dari 14

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 00:34 WIB

SURABAYAPAGI :Presiden Prabowo Subianto ini teliti. Saat rapat konsolidasi program MBG di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat…