Untuk Tegakkan Hukum, Ketua MA Malah Minta Hakim Jangan Suka Sowan Minta Naik Jabatan
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menyambut baik keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan gaji hakim. Jubir MA, Yanto menilai kenaikan gaji dapat menjadi amunisi para hakim untuk membangun sistem hukum yang adil. Dia menyebut kesejahteraan hakim menjadi meningkat.
Dengan adanya kenaikan gaji ini, MA meminta hakim untuk fokus menegakkan hukum dan keadilan.
"Jadi pada prinsipnya Mahkamah Agung menyambut dengan baik dan memberikan apresiasi atas perhatian dan keputusan pemerintah sebagaimana disampaikan oleh presiden dalam pengukuhan hakim tadi untuk menaikkan gaji hakim," kata Jubir MA, Yanto kepada wartawan, Jumat (13/6/2025).
"Jadi kenaikan gaji hakim ini merespons atas tidak adanya kenaikan gaji hakim selama 18 tahun. Dengan adanya peningkatan kesejahteraan hakim ini, merupakan amunisi dan dorongan dari presiden kepada hakim untuk ikut berperan serta dalam membangun sistem hukum yang menjamin keadilan bagi para pencari keadilan," ujarnya.
Kritik Ketua MA Sering Sowan
Ketua Mahkamah Agung Sunarto, bicara soal integritas kepada hakim yang baru dilantik. Dia menyinggung kebiasaan mengetuk pintu atasan demi bisa mendapatkan kenaikan jabatan.
"Jangan ketuk pintu pimpinan, tapi ketuklah pintu langit. Gampang kalau ingin jadi pejabat sekarang," ujar Sunarto saat memberikan pembinaan hakim di hotel kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (13/6/2025).
Sunarto menilai kebiasaan terlalu sering sowan karena ingin mendapatkan sesuatu merupakan hal yang tidak baik. Dia meyakini seorang hakim berprestasi pasti bakal mendapat ganjaran yang lebih.
"Sekali lagi saya ingatkan, jangan sering datang ngetuk pintu pimpinan. Bawa oleh-oleh, bawa apa. Pimpinan sudah lebih dari cukup. Saudara masih akan naik kalau kita sudah naik," ucap.
"Sekali lagi, nggak perlu ngetuk pintu pimpinan. Kalau Tuhan mengendaki jadi Ketua Mahkamah Agung, jadi," tegasnya.
Peningkatan Gaji Selaras MA
Yanto mengatakan peningkatan gaji selaras dengan kebijakan MA melawan korupsi di tingkat peradilan. Dia mengingatkan agar para hakim menghindari gaya hidup hedon.
"Peningkatan kesejahteraan hakim selaras dengan kebijakan Mahkamah Agung dalam melawan judicial corruption. Dengan peningkatan gaji hakim tentunya pimpinan MA menggaris bawahi dan mengingatkan kepada para hakim seluruh Indonesia untuk menghindari hidup hedon, tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat mencoreng institusi, tetap berpegang pada kode etik dan berpedoman pada perilaku hakim," ucapnya.
Dia kemudian meminta para hakim fokus menegakkan hukum dan keadilan. Dia hakim yang melakuan pelanggaran akan diberi sanksi tegas.
"Karena setiap pelanggaran pasti akan mendapat sanksi yang tegas dan berat. Jadi dengan adanya gaji yang sudah tinggi, naik itu, ya udah tegakan hukum dan keadilan gitu. Tadi Pak Presiden juga bilang tegakan hukum dan keadilan. Dia juga menyinggung masyarakat kecil yang membutuhkan keadilan. Jadi dengan adanya kenaikan gaji yang sedemikian rupa ya tentunya hakim dalam menjalankan tugasnya harus menegakkan hukum dan keadilan," imbuhnya.
Kita Tegakkan Hukum
Prabowo bilang sudah 18 tahun lamanya para hakim tak mengalami kenaikan gaji. Padahal para hakim ini telah menangani perkara dengan nilai triliunan rupiah.
"Dan begitu saya jadi presiden saya kaget. Gimana gaji hakim? Pak hakim sudah 18 tahun tak alami kenaikan. Padahal hakim ini tangani perkara triliunan," sebut Prabowo.
Orang nomor satu di Indonesia itu juga dapat laporan masih ada hakim yang tak punya rumah dan mengkontrak tempat tinggal. Dia berjanji akan mengatasi masalah ini juga.
"Perumahan sudah kita tertibkan. Mudah-mudahan segera akan dilaksanakan. Kita akan besar-besaran lakukan pembangunan perumahan," kata Prabowo.
Prabowo menekankan semua gaji hakim akan naik secara signifikan. Prabowo akan mengawasi kenaikan gaji tersebut.
"Tapi semua hakim akan naik secara signifikan, dan saya monitor terus," ujarnya.
Prabowo berharap kenaikan gaji itu akan membuat lembaga peradilan semakin kuat untuk menegakkan hukum. Ia meminta lembaga peradilan menindak hukum tanpa pandang bulu.
"Sebentar lagi dengan hakim-hakim yang kuat kita tegakkan hukum, tegakkan hukum, siapapun melanggar hukum, mau bikin macem-macem patuhi hukum untuk kepentingan kita semua," ingatnya. n erc/jk/rmc
Editor : Moch Ilham