Kunjungi Museum Surabaya, BHS Dorong Pemkot Perkuat Narasi Sejarah Perjuangan

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk memperkuat narasi sejarah perjuangan bangsa dalam Museum Surabaya yang terletak di Gedung Siola. 

“Yang penting, kita harus mengetahui sejarah bangsa, khususnya Surabaya, dan semua peninggalannya harus dilestarikan. Museum ini bisa menjadi potret Surabaya di mata dunia,” ujar Bambang saat mengunjungi Museum Surabaya.

Ia menilai potensi sejarah lokal yang dimiliki Surabaya sangat besar dan perlu dikemas lebih menarik, tidak hanya untuk edukasi masyarakat, namun juga sebagai daya tarik wisata mancanegara.

Ia mencontohkan bagaimana negara seperti Vietnam mampu mengemas narasi sejarah perjuangan dalam museumnya, termasuk strategi-strategi perang yang pernah dilakukan saat melawan Amerika.

“Surabaya ini kota penuh sejarah perjuangan. Harusnya museum ini lebih dominan menampilkan itu,” ujar Ketua Kelompok Fraksi (Kqpoksi) Komisi VII DPR RI ini.

Bambang juga menyebut banyak tokoh besar yang berasal dari Surabaya dan sekitarnya seperti Ir. Soekarno, H.O.S. Cokroaminoto, dr. Soetomo, dan Bung Tomo, yang kontribusinya belum sepenuhnya tergambarkan di museum saat ini.

“Konsep perjuangan masyarakat Surabaya harus terekspos. Ini penting untuk edukasi generasi muda sejak dini,” tuturnya. 

Ia juga mendorong pemerintah kota menjadikan kunjungan ke museum sebagai bagian dari program wajib bagi pelajar dan pekerja industri di Surabaya. 

Dengan lebih dari 660 SD, 321 SMP, dan 180 SMA di Surabaya, menurutnya ada potensi besar untuk mendongkrak kesadaran sejarah sekaligus angka kunjungan museum.

Sementara itu, Kepala UPTD Museum dan Seni Budaya, Saidatul Makmunah, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan terkait kunjungan siswa ke museum dengan program "Goes to Museum".

“Setiap hari ada sekolah yang dijadwalkan mengunjungi museum. Hari ini saja ada tiga sekolah yang datang,” katanya.

Ia mengakui perlunya penambahan konten dan kegiatan edukatif di museum, termasuk kajian sejarah, diskusi kecil, hingga kelas seni di area museum.

“Terkait usulan memasukkan cerita perjuangan Surabaya, kami sedang berproses. Kami juga telah mengundang para sejarawan, komunitas, hingga mahasiswa untuk mendalami hal ini,” ujarnya.

Saat ini, terdapat tujuh museum yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya yang secara bertahap terus dikembangkan sebagai sarana edukasi dan wisata sejarah bagi masyarakat. Byb

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…