Menteri Imipas akan Lakukan Percepatan Masa Hukuman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Imipas Agus Andrianto, saat membuka Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025 di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Senin (23/6/2025).
Menteri Imipas Agus Andrianto, saat membuka Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan 2025 di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Senin (23/6/2025).

i

Ada Kelebihan Kapasitas Lapas Dekati Angka 100% 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan kapasitas di setiap Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia, yang sudah over capacity mencapai 100 persen, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) akan lakukan percepatan masa hukuman.

”Ini mengingat over kapasitas yang kita miliki sudah mendekati 100%. Jadi dari kapasitas 140 ribu, sekarang sudah 179 ribu," tutur Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, saat mengunjungi Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Senin (23/6/2025). Ia mengungkapkan, saat ini overcapacity atau kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan (lapas) mendekati angka 100%.

Agus mengatakan salah satu mengatasinya adalah dengan melakukan inovasi percepatan masa hukuman. Bagi napi yang telah memenuhi syarat, agar bisa mendapatkan haknya dengan ketentuan tertentu.

"Tentunya kita harus melakukan inovasi-inovasi dalam rangka untuk percepatan mereka yang memang sudah memenuhi syarat untuk bisa mendapatkan hak-hak sesuai dengan ketentuan," imbuhnya.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengungkapkan overcapacity atau kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan (lapas) mendekati angka 100%. Menteri Agus menilai perlu langkah konkret untuk narapidana (napi) untuk mengurangi overcapacity.

Mulanya, dia membicarakan terkait kegiatan perkemahan yang dilakukan para napi atau warga binaan.

"Harapannya pelaksanaan perkemahan ini akan mengingatkan kembali jiwa-jiwa kepramukaan yg ada di 10 Dasa Dharma pramuka. Ini mudah-mudahan menjadi landasan yang akan dijadikan pedoman bagi para pembina untuk mempedomani dalam pramuka ini sebagai acuan dalam mereka melakukan kegiatan-kegiatan kepada warga binaan yang nanti mengikuti proses perkemahan," kata Agus.

Kegiatan tersebut menurutnya menjadi salah satu kegiatan positif bagi para napi. Dia menyampaikan kepada jajarannya bahwa kegiatan positif bisa untuk menambah remisi atau pengurangan masa tahanan bagi napi. n erc/rmc

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…