Diduga Depresi Berat, Seorang Pria Tabrakan Diri ke Kereta Api

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan autopsi terhadap jenazah korban. SP/Lestariono
Petugas saat melakukan autopsi terhadap jenazah korban. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah alami kecelakaan sehingga kondisi fisiknya tidak bisa normal kembali AY (30) warga Kelurahan Bence Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, mengakhiri hidupnya dengan menabrak diri ke kereta api dari arah Malang di perlintasan KA tanpa palang pintu di Lingk Bence Kec Garum pada Sabtu (28/6) malam.

Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi menjelaskan, kejadian nahas tersebut terjadi  pada Sabtu malam, sekitar pukul 20.35 setelah menerima laporan dari warga yang sedang melintas di perlintasan rel KA, adanya orang tertabrak kereta api, langsung dilaporkan ke Polsek Garum sekaligus menghubungi Unit Laka Polres Talun.

"Kejadian itu, setelah saksi Bambang (40) warga Kel Bence melihat adanya kereta api dari arah Malang berjalan lambat dan berhenti sejenak, langsung melanjutkan ke Stasiun Blitar, sebelumnya pihak masinis melaporkan ke Stasiun Garum bahwa KA Malioboro jurusan Malang - Yogyakarta telah menabrak orang, selanjutnya petugas di Stasiun Garum melihat TKP dan benar adanya orang tertemper kereta api," kata Ipda Putut.

Setelah unit laka bersama team Inafis Reskrim Polres Blitar  dan petugas Polsek  Garum lakukan olah TKP, akhirnya jasad korban yang ditemukan dengan kondisi hancur belum diketahui identitasnya dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Kec Wlingi Kab Blitar. 

"Dalam olah TKP sekaligus memeriksa kondisi korban sekaligus lakukan sidik jari korban, ditemukan identitas korban nama AY (30) warga Kel Bence Kec Garum Kabupaten Blitar, selanjutnya kita mencari alamat korban untuk memberitahu keluarganya, sekaligus meminta keterangan keluarganya, oleh ibu korban bahwa AY alami depresi berat, karena alami cacat permanen setelah kecelakaan," tambah Iptu  Putut seijin Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman SH S.IK M.SI.

Menurut keterangan ibu korban bahwa korban sedang depresi karena baru kecelakaan dan tidak bisa pulih secara total/cacat permanen dan selalu mengeluh sudah tidak kuat lagi untuk hidup.

"Juga dilakukan pengecekan di HP milik korban didapati korban telah berpamitan kepada ayahnya yang sedang di Jakarta untuk minta maaf sudah tidak bisa apa-apa/minder serta mengakhiri hidupnya, kecelakaan ini pihak orang tua korban membuat surat pernyataan yang isinya sudah menerima kematian almarhum karena takdir/musibah dan dikemudian hari tidak akan menuntut siapapun," pungkas Ipda Putut Siswahyudi melalui keterangannya. Les

Berita Terbaru

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama 6 hari berturut-turut, Pemkab Trenggalek sukses menggelar Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30, dengan…

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga minggu ke-36 tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten…

BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Buntut Dugaan Keracunan MBG

BGN Hentikan Sementara SPPG Tanjungsari 1 Buntut Dugaan Keracunan MBG

Senin, 28 Sep 2026 13:34 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kasus keracunan akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan…

Kasus Pembongkaran Kantor Desa Serag Pulung, Kades : Dibangun Multijyears, Tahun ini Rp110 juta

Kasus Pembongkaran Kantor Desa Serag Pulung, Kades : Dibangun Multijyears, Tahun ini Rp110 juta

Senin, 28 Sep 2026 12:42 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pasca banjir protes warga hingga viral di jagat medsos lantaran tak kunjung dibangunnya gedung Kantor Desa Serag Kecamatan Pulung …

Lewat Bapenda Online, Pemkab Banyuwangi Permudah Layanan Pajak 24 Jam

Lewat Bapenda Online, Pemkab Banyuwangi Permudah Layanan Pajak 24 Jam

Senin, 28 Sep 2026 12:38 WIB

Senin, 28 Sep 2026 12:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui aplikasi "Bapenda Online" yang dapat diakses 24 jam oleh masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi,…