SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, Stellantis mengumumkan program penarikan kembali (recall) yang melibatkan dua model dari brand Chrysler yakni Pacifica dan Voyager di Amerika Serikat (AS) keluaran 2022-2025 lantaran airbag tirai samping yang tidak tertutup atau terpasang secara benar.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengatakan airbag yang bermasalah itu mengakibatkan retensi tekanan yang tidak memadai meningkatkan risiko terlempar dan cedera saat terjadi kecelakaan.
Dalam sebuah pernyataan, Stellantis mengatakan pihaknya tidak mengetahui adanya cedera atau kecelakaan yang terkait dengan cacat tersebut, dan mendesak pelanggan untuk mengikuti petunjuk pada pemberitahuan penarikan kembali produk mereka.
Oleh karenanya, pabrikan menghimbau pemilik kendaraan yang terdampak untuk membawa mobilnya ke dealer resmi terdekat untuk diperiksa dan diganti airbag tirai samping bila diperlukan. Perusahaan juga memastikan segala pengecekan maupun pergantian komponen tersebut dilakukan secara gratis.
Sebelumnya, Stellantis juga telah mengumumkan recall yang melibatkan mobil bermerek Citroen sekitar 82.000 unit model C3 dan DS3 karena permasalahan airbag Takata.
Kabar tersebut diumumkan satu minggu setelah seorang wanita dari Kota Reims, Prancis meninggal karena cedera yang dideritanya disebabkan oleh airbag dari Takata pada C3 produksi 2014, Senin (30/06/2025).
Sementara itu, Kementerian Perhubungan Prancis juga telah meminta semua kendaraan yang terdampak recall untuk tidak dikemudikan di jalan raya setelah kecelakaan tersebut.
Program penarikan kembali "Stop Drive" ini melibatkan model C3 dan DS3 yang diproduksi mulai tahun 2014 sampai 2019. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu