SURABAYAPAGI.com, Jakarta - General Motors (GM), salah satu perusahaan otomotif ternama dari Amerika Serikat (AS) baru-baru ini melakukan penarikan kembali (recall) sebanyak 62.486 unit karena kerusakan pada rakitan sensor tekanan rem dapat menyebabkan kebocoran cairan dan dapat mengakibatkan kebakaran yang hebat di AS.
Menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), Korsleting listrik dapat menghasilkan panas yang berlebihan dan dapat mengakibatkan kebakaran, yang berisiko menimbulkan cedera atau korban jiwa, Selasa (01/07/2025).
Selain itu, kebakaran dapat timbul ketika kendaraan dalam keadaan dimatikan atau mungkin tanpa pengawasan. Sedangkan adanya kecacatan ini disebabkan oleh penggunaan bahan kimia yang tidak sah oleh pemasok rakitan rem yang menyebabkan komponen tersebut rusak seiring waktu.
Meskipun demikian, diperkirakan hanya 1 persen dari seluruh kendaraan yang terdampak mengalami kegagalan ini. Program recall ini melibatkan satu model saja yakni Chevrolet Silverado rakitan tahun 2019 hingga 2024. Ini merupakan salah satu program recall lainnya dari GM yang diumumkan pada tahun 2025. Sebelumnya pada April lalu, perusahaan mengumumkan penarikan kembali yang melibatkan tidak kurang dari 721.000 unit SUV dan truk di berbagai belahan dunia.
Langkah serius ini diambil menyusul ditemukannya masalah pada komponen mesin yang berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga secara tiba-tiba, meningkatkan risiko kecelakaan yang sangat berbahaya.
Sementara itu, untuk model-model kendaraan yang terdampak dalam penarikan besar-besaran ini adalah jajaran SUV dan truk keluaran tahun 2021 hingga 2024 yang dilengkapi dengan mesin bensin V8 6.2L. Daftar lengkapnya mencakup Cadillac Escalade dan Escalade ESV, Chevrolet Silverado 1500, Suburban, dan Tahoe, serta GMC Sierra 1500, Yukon, dan Yukon XL. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu