SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Peringatan HUT Bhayangkara ke 79 bertemakan Polisi untuk Masyarakat, merupakan Motto Polri dalam tugasnya untuk Mengayomi Melayani, sekaligus Melindungi Masyarakat.
Bersamaan itu Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno SH tadi pagi melaksanakan giat pengecekan di beberapa perlintasan Rel KA sebidang tanpa palang pintu, hal itu sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas pada, Rabu (2 Juli 2025) .
Sekaligus mantan Kasat Lantas Trenggalek ini memberikan edukasi atau wawasan pada masyarakat di seputaran pintas Rel Kereta Api sekaligus kepada petugas relawan pengatur arus lalu lintas jalan yang dilewati perjalanan Kereta Api.
"Kita utamakan keselamatan pengguna jalan raya maupun jalan desa yang terdapat rel KA sehingga mencegah terjadinya kecelakaan, utamanya demi keselamatan warga masyarakat yang selalu melintasi rel KA ." Kata AKP Agus pasa Surabaya Pagi.
Dalam kesempatan itu pula AKP Agus bersama beberapa anggotanya meneliti kondisi jalan yang dilalui rel Kereta Api, karena ada yang tanjakan dan berlubang, sekaligus berbincang bincang dengan warga sekitar rel Kereta Api khususnya untuk keselamatan bersama.
Untuk diketahui sesuai data dari Satlantas, jumlah perlintasan kereta api sebidang di wilayah hukum Polres Blitar Kota ada beberapa titik perlintasan rel Kereta Api tak berpalang pintu, dalam catatan pihak Satlantas Polres Blitar Kota tercatat sebanyak 23 titik, dengan rincian sebagai berikut, untuk wilayah Kota Blitar ada 13 titik sedang di wilayah Kabupaten Blitar ada 9 titik.
Dari 22 titik jalan raya maupun desa yang terlewati rel KA terdapat dua titik perlintasan yang tak berpalang pintu, yakni di Jalan Umum Sanankulon arah Perum Graha Tanjung dan di Jalan Stasiun, Dusun Sendung, Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.
Selain itu, terdapat dua perlintasan yang telah ditutup, masing-masing berada di perbatasan Kota Blitar ke arah selatan dan di Jalan Abu Naim, Kandangan, Srengat.
Mengakhiri pengecekan Perlintasan Rel Kereta Api, Kasat Lantas AKP Agus Prayitno memberikan bingkisan kepada para relawan pengatur Lalu Lintas, sekaligus memberi wejangan tugas tugas relawan, hal itu merupakan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas
"Juga sekaligus sebagai bentuk dukungan kepada supeltas (Sukarelawan perlintasan) yang membantu masyarakat melintasi perlintasan dengan aman,sekaligus kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu, selalu tengok kanan kiri dan mendengarkan bunyi kereta sebelum melintas. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya. Les
Editor : Moch Ilham