MAKI Jatim Tegaskan Khofifah Tak Terlibat Hibah, Sebut Ada Upaya Pembunuhan Karakter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur memberikan klarifikasi tegas atas berbagai opini miring yang berkembang terkait pemanggilan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Harris Surabaya pada Kamis (3/7/2025), Koordinator MAKI Jatim, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa tuduhan terhadap Gubernur Khofifah merupakan bagian dari gerakan sistematis untuk menjatuhkan reputasi sang gubernur.

“Kami melihat ada upaya masif untuk melakukan character assassination terhadap Ibu Gubernur. Padahal, beliau hanya dipanggil sebagai saksi dalam kasus hibah legislatif yang telah menjerat 21 tersangka,” tegas Heru.

MAKI Jatim menyatakan secara lugas bahwa Gubernur tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan anggaran hibah legislatif maupun hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Heru menegaskan bahwa semua proses dilakukan sesuai aturan.

“Kami tegaskan, tidak ada istilah hibah Gubernur! Yang ada hanyalah hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan semuanya dilakukan sesuai mekanisme,” jelasnya.

Heru juga menunjukkan dokumen resmi mengenai alur pengusulan dan penganggaran hibah berbasis pokok pikiran (pokir) anggota legislatif Tahun Anggaran 2022, yang tercatat dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dokumen itu menggambarkan bahwa proses hibah telah melewati tahapan panjang mulai dari verifikasi DPRD, Bappeda, SKPD, hingga penandatanganan NPHD setelah validasi lengkap.

Menanggapi rumor soal adanya praktik ijon dana hibah yang menyeret nama-nama seperti Kusnadi, Anwar Sadad, dan Iskandar, Heru membantah keras keterlibatan Gubernur maupun keluarganya.

“Praktik ijon yang terjadi adalah di luar sepengetahuan Gubernur. Justru SKPD adalah pihak yang bertugas melakukan pengawasan distribusi hibah,” tandasnya.

Terkait tudingan mangkir dari panggilan KPK, MAKI Jatim juga memberikan klarifikasi. Heru menyebut Khofifah telah mengajukan surat penundaan pemeriksaan pada 18 Juni 2025 karena menghadiri wisuda putranya di University Peking of China. Adapun pada panggilan kedua, Khofifah sedang dalam tugas mendampingi Wakil Presiden dalam kunjungan kerja ke Banyuwangi dan Bondowoso.

“Isu mangkir adalah hoaks dan narasi tidak bertanggung jawab. Ibunda Gubernur secara terbuka menyatakan siap hadir dalam pemanggilan berikutnya,” tegas Heru lagi.

MAKI Jatim menekankan pentingnya memahami peran saksi dalam proses hukum. Heru mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam opini yang menyesatkan.

“Saksi bukan tersangka. Kami harap masyarakat bisa membedakan ini dengan jernih,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Heru mengajak warga Jawa Timur agar tetap menjaga martabat pemimpin daerahnya serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat merusak citra pemerintahan.

“Mari kita jaga marwah pemerintahan yang sedang membangun Jawa Timur. Jangan sampai kita terseret dalam narasi destruktif yang melecehkan wibawa daerah,” pungkasnya. Ad

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…