Ramai Peminat, Masa Tunggu Mercedes-Benz CLA Terbaru hingga Tahun Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mercedes-Benz CLA terbaru. SP/ JKT
Mercedes-Benz CLA terbaru. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan berjuluk Mercedes-Benz "three-point star" meluncurkan CLA generasi terbaru pada Maret 2025 dengan membawa perubahan signifikan, mulai dari eksterior yang serba baru hingga hadirnya varian listrik murni untuk pertama kalinya dalam seri ini, Minggu (06/07/2025).

Permintaan yang kuat untuk sedan tersebut membuat Mercedes-Benz menambah shift ketiga ke jalur perakitannya demi mengimbanginya. Ini diperkuat dengan pernyataan dewan direksi untuk Produksi dan Pemasok dari Mercedes-Benz, Jorg Burzer, yang menyatakan permintaan CLA terbaru sangat baik.

Hal tersebut membuat perusahaan harus meningkatkan volume produksi. Meskipun menghadapi tantangan dari pemasok, pabrikan sendiri telah mengamankan komponen yang dibutuhkan untuk mobil satu ini.

Saat ini, sekitar 200 unit CLA keluar dari jalur produksi setiap hari di pabrik Mercedes di Stuttgart-Untertürkheim, Jerman. Dengan 250 hari kerja dalam setahun, ini cukup untuk memproduksi sekitar 50.000 unit kendaraan per tahunnya.

Namun, perusahaan juga mencatat bahwa pabrik tersebut bukan untuk memproduksi hingga ratusan ribu unit. Terlebih lagi, platform MMA yang digunakan CLA juga dibangun untuk model lainnya.

Meskipun permintaan meningkat, ini membuat pelanggan memiliki masa tunggu lebih lama untuk mendapatkan mobilnya. Dikabarkan juga unit CLA dalam jumlah besar tidak akan dikirim hingga tahun depan meskipun pemesanan dibuka pada bulan April lalu.

Ini dapat mendorong perusahaan untuk menyetop sementara pesanan karyawan untuk CLA baru, sehingga pelanggan setia dapat memperolehnya terlebih dahulu. Sementara itu, CLA versi bensin akan mulai diproduksi dalam beberapa bulan mendatang yang kemudian diikuti oleh kehadiran versi shooting brake mendekati akhir tahun ini. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…