Mantan Kadis ESDM Jatim, Didemo Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Eks Ajudan Mantan Gubernur Basofi Sudirman (Alm) Diduga Hamili stafnya. Gerakan Rakyat Jatim Sebut Ada Pelanggaran Etik Pejabat Terkait Integritas ASN. Gubernur Jatim Khofifah Rencananya akan Didemo di Grahadi dan Rumahnya Jemursari, Mulai 9-11 Juli ini

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini beredar brosur warna merah di Tiktok, menggunakan nama Gerakan Jatim Jilid II.

Mereka menulis akan demo di Gedung Grahadi dan rumah Gubernur Khofifah di Jemursari Surabaya, tanggal 9-11 Juli ini.

Gerakan Jatim Jilid II, mengajak mahasiswa hingga Santri bergabung mengeluarkan lima tuntutan.

Antara lain, mendesak Gubernur Jatim mencopot Plt Kepala DLH yang diduga melanggar kode etik ASN saat menjabat Kepala Dinas ESDM.

Juga Menuntut agar Nurkholis dicopot secara permanen dari jabatan di lingkungan Pemprov Jatim.

Rabu (2/6/2025) lalu, Gerakan ini telah menurunkan ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Jawa Timur (Gerak Jatim). Mereka menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur.

Aksi bertajuk Jatim Bergerak ini juga membawa tuntutan yang sama kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Koordinator lapangan aksi, Abdul Aziz, mengatakan bahwa dua poin penting tersebut bermuara pada desakan agar Gubernur mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim, Nurkholis, yang dinilai tidak layak menjabat karena dugaan pelanggaran kode etik ASN.

Aziz menegaskan bahwa Nurkholis pernah tersandung pelanggaran kode etik dan moral ASN, sehingga tidak layak menduduki jabatan strategis.

“Jika ada ASN yang melanggar, harus dicopot. Masih banyak pejabat dengan rekam jejak baik yang pantas menjabat,” tambahnya.

Aziz menegaskan bahwa aksi ini bukan didasari kepentingan pribadi, melainkan sebagai bentuk keprihatinan terhadapkrisis etika di tubuh pemerintahan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini gerakan moral untuk menyelamatkan Jawa Timur dari krisis etika pejabat publik,” tegasnya.

 

Pernah Dilantik Pj Wali Kota Probolinggo

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, Nurkholis pernah merangkap Penjabat (Pj) Wali Kota Probolinggo.

Pelantikan itu dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa malam (30/1/2024).

 Pernah saat diadakan rotasi, sejumlah karyawan Pemprov terkejut. Apalagi terjadi di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim.

Nurkholis, yang dikenal oleh sejumlah SKPD dekat dengan Khofifah,  digeser ke sekretariat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan.

Tidak diketahui pasti, mengapa Nurkholis yang saat ini merangkap sebagai Pj Wali Kota Probolinggo sampai di-staf ahli-kan. Padahal selama ini dia dipandang sukses dalam menakhodai  'dinas basah' tersebut. Prestasinya, termasuk capaian bauran penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang melebihi target pada Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jatim.

Kini, jabatan Nurkholis diduduki Aris Mukiyono.

Aris Mukiyono yang sebelumnya memimpin Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Jatim.

 

Deklarasi Dihadiri Anies Baswedan

Organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat (GeRak) Jatim  pernah deklarasi yang dihadiri oleh Anies Baswedan.  menyusul pembentukan kepengurusan di tingkat provinsi serta kota/kabupaten se-Indonesia.

Seperti di wilayah Jawa Timur yang pembentukan kepengurusan GeRak dipandegani oleh Arief Marsudi, relawan Anies Rasyid Baswedan (ABW) dari Kabupaten Bojonegoro.

Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat kini semakin mengokohkan eksistensinya di Jawa Timur dengan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pertamanya pada Kamis (20/3/2025). Acara yang berlangsung di Pana House, Surabaya, ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur kepemimpinan dan menyusun arah perjuangan organisasi.

Ketua DPW Gerakan Rakyat Jawa Timur, Prof. Dr. H. Misranto, S.H., M.Hum.. Ia menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan ini merupakan tindak lanjut dari mandat yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Agustus 2024. Sejak saat itu, berbagai upaya telah dilakukan untuk membentuk struktur yang solid hingga ke tingkat daerah.

“Kami langsung bergerak cepat dengan menyusun kepengurusan inti dan merangkul berbagai tokoh dari berbagai latar belakang. Kini, Gerakan Rakyat sudah memiliki kepengurusan di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur,” ujar Misranto.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menyampaikan sambutannya secara virtual. Ia menekankan bahwa Gerakan Rakyat bukan sekadar organisasi, tetapi juga wadah perjuangan bersama yang mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Muswil ini bukan hanya seremoni, tetapi juga langkah awal untuk memperkuat organisasi sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan hak rakyat,” kata Sahrin. n sb1/sb2/rmc

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…