Balon Udara Muat Petasan Meledak, Polisi Cari Pemilik Balon

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas sisa petasan yang belum meledak. SP/Lestariono
Petugas sisa petasan yang belum meledak. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sekitar pukul 18.35 pada Selasa (8/7) warga sepanjang jalan Kalimantan Kota Blitar dikejutkan suara ledakan hebat, mendapati hal tersebut polisi langsung turun tangan untuk menyelidiki suara ledakan itu.

Ternyata suara ledakan keras tersebut berada di halaman Kantor PMK (Pemadam Kebakaran) yang terletak di Jalan Kalimantan Kec Sananwetan Kota Blitar, menurut salah satu petugas PMK yang waktu itu sedang piket, bahwa ledakan yang menggema itu berasal dari sebuah balon yang melayang di atas Kantor PMK, sedang ledakan itu berasal dari petasan yang diduga ada di dalam sebuah balon yang jatuh, salah satu petasan itulah meledak dengan suara yang menggema.

"Saat kami berada di ruangan kantor tanpa diduga ada suara ledakan keras dari halaman kantor, setelah kami keluar untuk mencari asal ledakan, ternyata ledakan tersebut berasal dari petasan, dan sisa-sisa petasan tercebur ke kolam, juga  kita menemukan dua petasan lainya yang tidak meledak, jadi ada 3 petasan, yang satu meledak, yang dua mercon (petasan) tidak meledak yang akhirnya kami melaporkan ke Polsek Sananwetan," kata Supriyadi petugas piket kantor PMK.

Guna antisipasi dua sisa petasan oleh petugas PMK diceburkan ke kolam agar tidak meledak.

Sesaat kemudian sekitar 10 menit petugas Polsek Sananwetan datangi TKP bersama Kapolsek Sananwetan Kompol Subondo M.Sc setelah di TKP Kapolsek dan anggotanya mengamankan dua petasan, sementara balon trus terbang.

"Kita akan menyelidiki kasus ini sekaligus mencari kepemilikan atau asal dari mana balon itu di terbangkan, sebenernya balon tersebut tidak layak di terbangkan saat saat ini, kan biasanya saat saat jelang hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha," terang Kompol Subondo. Les

Berita Terbaru

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …