Petani Bukan Sekadar Obyek: Seribu Bayang Purnama Suarakan Perjuangan Mereka

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Yahdi Jamhur menyoroti perjuangan serta persoalan petani nasional dengan mengeluarkan film berjudul Seribu Bayang Purnama.

Diputar perdana di enam kota yakni Jakarta, Jogjakarta, Semarang, Solo, Sidoarjo dan Surabaya. Yahdi menyutradarai film yang berdasarkan kisah nyata petani Indonesia yang terus berjuang memenuhi kebutuhan pangan Nasional seperti program pemerintah.

Film yang proses syutingnya 15 hari ini juga memberikan pandangan solusi untuk menekan harga promo produksi pangan seperti jagung, dengan memproduksi pupuk, pestisida dari bahan yang disekitarnya agar para petani sejahtera. 

"Ini semua alami, kita cuma menawarkan itu," ucapnya saat ditemui di Surabaya. Rabu (9/7/2025).

Yahdi menerangkan, untuk membuat film ini dia juga melibatkan petani asli dalam proses syutingnya agar masyarakat tahu realita yang ada dalam dunia pertanian Indonesia.

"Persoalan terberat di pertanian kita, petani itu sendiri, petani kecil terutama itu posisinya bukan sebagai subyek, bukan sebagai produsen tapi lebih ke obyek," terangnya.

"Jadi mereka tidak bisa merdeka menentukan keinginannya sendiri, sangat tergantung karena punya hutang dan segala macamnya," imbuhnya.

Seribu Bayang Purnama sejalan dengan program swasembada pangan meski film tersebut dibuat sebelum pergantian Presiden Indonesia sekarang. Tentunya film ini adalah karpet merah bagi petani dan mengedukasi generasi muda..

"Kita mungkin sama-sama tahu regenerasi petani sangat sulit karena orang nggak mau hidupnya susah. Kebanyakan kita tahu petani hidupnya susah, nah kita di sini menawarkan ke petani kita sebenarnya juga ada loh cara supaya petani kita sejahtera," pungkasnya.

Saat diputar perdana di enam kota termasuk Surabaya sebagai kota terakhir, banyak penonton memakai kostum petani sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berprofesi sebagai petani. Byb

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto resmi memangkas jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama bulan suci Ramadhan tahun…

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…