SURABAYA PAGI, Sumenep- AMAN I Arjasa Kepulauan Kangean Kab. Sumenep, lebih awal menggelar kegiatan, Pra Masa perkenalan lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tahun pelajaran 2025/2026
Kegiatan Pra MPLS itu berlangsung sejak Hari Kamis 10 s/d 13 Juli 2025, 9 selama tiga hari kedepan. Kata Kepala Sekolah SMAN I Arjasa, Moh. Tahir kepada Surabaya pagi
Menurutnya, para Siswa-Siswi baru diperkenalkan kepada suasana kelas yang baru, tujuannya agar supaya lebih cepat bisa beradaptasi dengan lingkungan disekitar sekolah. Jelasnya
Selain itu juga sambungnya, Siswa-siswi bisa saling mengenal antar teman yang sama -sama seangkatan maupun yang berbeda kelas sebelumnya, tidak hanya itu, para siswa-siswi juga dapat mengenali para tenaga pendidik dan stackholder dilingkungan sekolah. Ungkapnya
" Jadi, sudah menjadi tradisi sekolah dalam setiap tahun mata pelajaran menggelar kegiatan MPLS, tujuannya untuk mempertemukan visi-misi sekolah kepada siswa baru"
Makanya, sambung dia, Pengenalan program sekolah itu sangat penting untuk diberikan diawal sebelum siswa-siswi masuk kelas, seperti mengenali lingkungan sekolah, membersihkan ruang kelas, olah raga dan pembinaan karakter, kepemimpinan dan juga kegiatan ekstra kurikuler, seperti kegiatan Pramuka dan Osis. Urainya
Untuk diketahui, kata Tahir, jumlah siswa yang sudah diterima di SMAN I Arjasa untuk tahun pelajaran 2025/2026, kurang lebih 252 siswa, dan sudah memenuhi kouta untuk tujuh Rombel kelas.
Ia juga mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada masyarakat di kepulauan dan semua pihak yang ikut membantu memperkenalkan SMA I Arjasa, sebagai sekolah pavorit di Kepulauan Kangean Kecamatan Kab. Sumenep.
" Saya sangat berterima kasih, kepada banyak para tokoh, orang tua dan masyarakat di kepulauan khusus di dua kecamatan Arjasa dan Kangayan yang telah membantu berpartisipasi aktif dalam menitipkan putra-putrinya dilembaga pendidikan SMA I Arjasa."
Kedepannya kata Tahir, Semoga kepercayaan Masyarakat di dua Kecamatan, semakin yakin dan sadar akan pentingnya dunia pendidikan, sehingga menitipkan anaknya tidak harus memilih tempat yang jauh untuk keberlanjutan pendidikan menengah atas, cukup di SMA I Arjasa.ar
Editor : Redaksi