MPLS Hari Pertama di Surabaya Berjalan Lancar, Dispendik Tekankan Larangan Bullying

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para siswa peserta MPLS mengikuti upacara bendera sebagai bagian dari kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tahun ajaran 2025/2026.
Para siswa peserta MPLS mengikuti upacara bendera sebagai bagian dari kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tahun ajaran 2025/2026.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Surabaya berlangsung lancar dan penuh keceriaan. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, memastikan hal tersebut setelah meninjau langsung pelaksanaan MPLS di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pahlawan.

"Alhamdulillah, mulai pagi saya sudah keliling di SD, SMP itu. Mudah-mudahan berjalan dengan lancar. Mohon doa orang tua semua warga Kota Surabaya," ujar Yusuf Masruh saat ditemui di SMPN 3 Surabaya, Senin (14/7/2025).

Tahun ini, MPLS mengusung tema "Sekolahku, Rumahku, Guruku, Orang Tuaku", dengan tujuan menciptakan suasana sekolah yang ramah, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS juga difokuskan pada pembentukan karakter siswa.

Menurut Yusuf, kegiatan MPLS memiliki peran penting dalam membantu siswa beradaptasi, terutama bagi mereka yang baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan dasar dan akan menghadapi tantangan baru di tingkat SMP, seperti jumlah mata pelajaran dan guru yang lebih banyak.
“MPLS ini dilaksanakan selama satu minggu, dengan fokus pada pembentukan karakter dan pengenalan lingkungan. Aturan utama yang ditekankan adalah larangan keras terhadap perundungan (bullying) dan kekerasan,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dari para guru selama MPLS berlangsung, terutama dalam mengawasi interaksi antara siswa baru dan siswa senior. Ia tidak ingin ada ruang bagi praktik perundungan dalam bentuk apapun.
"Untuk bullying itu harapan kami teman-teman guru kami tetap mengawasi ya.

Memang kita ini kan belajar semua. Sekolah itu kan menumbuhkan kesadaran ya untuk menyeimbangkan tadi. Nah ini tetap monitoring kakak-kakak kelasnya tadi jangan sampai dilepas sendiri," ujarnya.

Tak hanya kepada pihak sekolah, Yusuf juga mengimbau orang tua siswa untuk turut berperan aktif dalam mendampingi anak-anaknya di awal tahun ajaran.

Ia berharap sinergi antara sekolah dan keluarga dapat terbangun sejak awal, termasuk dalam pengawasan kegiatan siswa usai jam pelajaran.
"Ini harapan kami, nanti ada sinergi di awal tahun ajaran ini. Bagaimana nanti, contoh kecil saja itu jadwal pulang. Nanti kan ada pelimpahan tugas pengawasan anak," paparnya.

Untuk memastikan kegiatan MPLS berjalan dengan baik dan tanpa hambatan, Dispendik Surabaya telah mengerahkan pengawas wilayah serta staf dinas pendidikan untuk melakukan pemantauan di seluruh sekolah. Pengawasan tersebut turut didukung oleh sistem pelaporan berbasis digital.
"Ini semua ya ini pengawasan cuma pengawas itu juga kami libatkan untuk monitor wilayah-wilayahnya, terus teman-teman dinas pendidikan juga melakukan," pungkas Yusuf. Ad

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…