SURABAYA PAGI, Sumenep- Pemerintah Kab. Sumenep, terus berinovatif untuk menggerakkan para petani dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian produktivitas di sektor Ketahanan pangan dan pertanian.
Bupati Kab. Sumenep, DR.H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.MH, kepada awak media mengatakan, bahwa sektor pertanian mempunyai kontribusi yang sangat signifikan terhadap peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB) di Kabupaten Sumenep.
Ia berharap, jika pembangunan daerah khusus di sektor pertanian dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengakomodir perkembangan teknologi, dan di dukung dengan berbagai bantuan sarana dan prasarana pertanian guna menunjang produktivitas atau hasil panen petani.
Dikatakan Bupati, bahwa, potensi wilayah lahan pertanian di Kabupaten Sumenep seluas 131.308 hektare, dengan luas lahan pertanian sawah 27.283 hektare serta luas lahan pertanian bukan sawah 104.025 hektare, jelasnya
Ia juga mengatakan, di Kab. Sumenep itu, ada komoditas unggulan pertanian di antaranya padi, jagung, kacang hijau, cabai, bawang merah, tembakau, cabai jamu, dan kelapa. Sedangkan di sektor peternakan ada sapi, kambing, dan domba.
Oleh karenanya, para petani melalui kelompok tani harus membangun sinergitas dan membangun kerja sama dengan semua pihak untuk mencapai program khusus di bidang pertanian," ujarnya.
Makanya, sangat diharapkan kerjasamanya antara pemerintah dengan masyarakat luas di Kab. Sumenep, artinya, Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, tanpa dukungan dari semua elemen, termasuk peran pemuda dalam pertanian. Pungkasnya
Secara terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, SE, M.Si, mengatakan, jika pihaknya akan bekerjasama sesuai dengan petunjuk dan instruksi Bupati dalam meningkatkan produktivitas pertanian.di Kab. Sumenep.
Bahkan, pihaknya selalu berkomitmen melalui DKPP untuk menggelar kegiatan dan pameran komoditas produk pertanian unggulan sebagai ajang promosi agar pemasarannya bertambah luas.
" Saya akan terus menjalin kemitraan dengan para kelompok tani dibawah untuk meningkatkan produktivitas pertaniannya, sehingga bisa mencapai kemandirian dalam hal ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep,"
"Jadi saya mohon dukungan dan kerjasama aktif terhadap semua pihak, pemerintah dan kelompok Tani di Kab. Sumenep, menjadi petani kreatif untuk meningkatkan produktifitas ketahanan pangan di Kab. Sumenep," pungkasnya.ar
Editor : Redaksi