Cari Solusi Hunian Vertikal di Surabaya, Komisi C Kunjungi DPR RI

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Konflik antara penghuni apartemen dengan pengelola sering kali terjadi di Kota Pahlawan. Dan banyak apartemen di Surabaya yang bermasalah dimana apartemen masih dikuasai oleh pelaku pembangunan.

Hal ini diungkapkan anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Josiah Michael . Menurutnya konflik ini sering terjadi karena tidak tidak kunjung dibentuk P3SRS ( Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun) oleh pelaku pembangunan apartemen.

Menurut Josiah Michael di Surabaya banyak kasus terjadi, konflik antara pemilik atau penghuni apartemen dengan pelaku pembangunan. "Termasuk mematikan listrik dan air penghuni, padahal di dalam Perwali mematikan hak dasar seperti air dan listrik itu dilarang," katanya.

Guna mencari solusi permasalah apartemen di Surabaya Komisi C DPRD Surabaya melakukan kunjungan kerja ke Komisi V DPR RI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Jakarta untuk mencari solusi atas kejadian ini.

"Khusus untuk P3SRS, sekarang sudah ada aturan terbaru dalam Permen PKP No. 4 tahun 2025 yang cukup akomodatif untuk memberi solusi bagi permasalahan ini," ungkap Josiah Michael  Surabaya Pagi, Selasa, (15/7).

Josiah sangat menyayangkan sikap pelaku pembangunan di Surabaya ini banyak yang bandel dimana hunian vertikal itu merupakan solusi permasalahan pemukiman di kota besar seperti Surabaya yang lahannya terbatas. "Tetapi ulah dari beberapa pelaku pembangunan yang nakal ini membuat masyarakat jadi takut membeli apartemen," katanya.

Politisi PSI ini mendorong Pemerintah Kota Surabaya agar segera mengganti Perwali yang ada untuk disesuaikan dengan Permen PKP No. 4 tahun 2025 supaya dapat membantu permasalahan warga pemilik/penghuni apartemen.

"Kalau aturan yang lama kan setelah AJB baru bisa dibentuk P3SRS, nah sekarang bisa dibentuk tanpa perlu AJB," terang Josiah.

Josiah menambahkan jika pelaku pembangunan membandel, dinas teknis dapat mengambil alih proses dan mencabut perizinan pelaku pembangunannya. Alq

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …