Saat Luncurkan Koperasi Desa, Prabowo Singgung PDIP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puan Maharani, dan beberapa tokoh politik senior PDIP, Bambang Pacul saat peluncuran Koperasi Desa.
Puan Maharani, dan beberapa tokoh politik senior PDIP, Bambang Pacul saat peluncuran Koperasi Desa.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025), Prabowo menyebut para kader PDIP . Saat itu  kader PDIP, bertepuk tangan. Terutama saat Prabowo menyebut istilah gotong royong.

Prabowo awalnya berbicara mengenai koperasi sebagai alat orang-orang lemah.

Ketua DPR Puan Maharani yang turut hadir dalam acara itu tersenyum mendengar pernyataan Prabowo. Begitu pula Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul dan Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Ketiganya merupakan kader PDIP.

Kemudian dia menggambarkan konsep koperasi itu seperti lidi. Jika hanya satu lidi akan lemah, namun ketika dijadikan satu akan kuat dan sangat bermanfaat.

"Jadi dari lemah-lemah, lemah menjadi kekuatan ini adalah konsep koperasi. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat, ini adalah konsep koperasi, konsep koperasi adalah konsep gotong royong," kata Prabowo yang disambut tepuk tangan hadirin.

Pada momen inilah Prabowo menyinggung istilah gotong royong dan kader PDIP. Ucapan Prabowo ini pun disambut tawa hangat para tamu yang hadir.

"Kalau saya sebut gotong royong yang paling keras tepuk tangan kawan-kawan PDIP," ujar Prabowo.

"Gotong royong adalah milik bangsa Indonesia," sambung Prabowo.

 

Berikan Analogi Koperasi

Usai menyapa para tamu undangan yang hadir, Prabowo kemudian menjelaskan konsep koperasi sebagai alat bagi kelompok yang lemah. Dia menilai kelompok dari orang-orang kuat secara ekonomi selalu menolak untuk terlibat dalam pembentukan koperasi.

"Kita sudah mengerti konsep koperasi adalah konsep orang yang lemah, konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang lemah. Yang kuat tidak mau berurusan dengan koperasi, yang kuat tidak mau menjadi anggota koperasi pun nggak mau. Kalau sudah kuat sudah kaya sudah punya akses ke mana, yang dia bikin PT, dia bikin holding, dia bikin limited liability company," terang Prabowo.

Presiden Prabowo  memberikan analogi koperasi seperti sapu lidi. Menurutnya, sapu lidi terkesan lemah jika hanya berjumlah sedikit, namun jika digabungkan dalam jumlah yang besar, maka bisa memberikan manfaat bagi banyak orang. n da/bin/rmc

Berita Terbaru

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI : Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan semakin jauh dari level…

Jokowi Keliling Indonesia, Jaga Citra Hadapi Pemilu 2029

Jokowi Keliling Indonesia, Jaga Citra Hadapi Pemilu 2029

Selasa, 19 Mei 2026 05:25 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI : "Visi besar Pak Jokowi kembali keliling Indonesia tentu untuk tetap menjaga koneksi emosional dengan rakyat tetap hidup, mempertahankan citra…

Bercanda saat Dolar Melambung

Bercanda saat Dolar Melambung

Selasa, 19 Mei 2026 05:25 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:25 WIB

Rupiah sempat menyentuh rekor penutupan terendah hingga level Rp17.614 per dolar AS. Ini dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global dan defisit neraca…

Dibongkar, Kampung Narkoba dengan Penjagaan Ketat

Dibongkar, Kampung Narkoba dengan Penjagaan Ketat

Selasa, 19 Mei 2026 05:20 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI : Kawasan kampung narkoba di Samarinda, ini gegerkan publik. Hal ini terungkap setelah tim gabungan dari Subdit IV Dittipidnarkoba dan Satgas NIC…