SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-80, salah satu perajin bando merah putih di Dusun/Desa Ngabar, Jetis, Mojokerto panen cuan yang tembus hingga 1.000 pcs pesanan dari berbagai daerah.
Salah satunya, Cicin Yusi Angranita (38), pemilik merek Chichin Craft di Dusun Ngabar RT 17 RW 8, produk yang dipesan berupa bando, mahkota, bros dan hiasan jendela bercorak merah putih khas HUT Kemerdekaan RI.
"Pesanan yang sudah masuk sekitar 1.000 pcs. Saya kerjakan bersama 5 karyawan saya," terangnya, Jumat (25/07/2025).
Aksesoris HUT Kemerdekaan RI buatan Chichin Craft menggunakan bahan utama kain flanel merah dan putih impor dari China. Bahan lainnya berupa playet emas, bando plastik, bambu, tali kur, lem tembak dan karton.
Hiasan bulu merah dan putih juga berbahan kain flanel yang bagian dalamnya diberi kerangka bambu agar lebih kuat. Selanjutnya, hiasan bulu dirangkai ke bagian dasar hiasan menggunakan lem tembak. Terakhir, bando mahkota ini dipercantik dengan playet emas, tali kur dan bulu flanel.
"Rata-rata dalam sehari kami bisa produksi 100 pcs aksesoris merah putih," ujarnya.
Ibu tiga anak ini memasarkan kerajinannya melalui medsos, marketplace dan secara konvensional. Menurut Cicin, pembeli dari hampir semua daerah di Indonesia. Namun, yang paling banyak dari Jakarta.
Harga kerajinan tangan Chichin Craft ini bervariasi. Yaitu bando mahkota merak Rp 35.000, mahkota burung merak Rp 30.000, mahkota bulu Rp 20.000, mahkota daun emas Rp 20.000, mahkota kupu-kupu Rp 20.000, mahkota merdeka Rp 30.000, bando kelinci dan bando spiral sama Rp 10.000, bando bunga mekar Rp 19.000, serta bando pom pom Rp 9.000.
"Paling laris bando mahkota bulu sampai 60�ri total penjualan. Semua saya pelajari secara autodidak karena sejak kecil saya memang hobi bikin kerajinan," tandasnya. mj-01/dsy
Editor : Desy Ayu