Nelayan Lamongan Akui Hasil Tangkapan Meningkat Usai Pemasangan Lamusa

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim ITS saat mensurvey langsung lampu nusantara yang dipasang perahu milik nelayan di Paciran Lamongan.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Tim ITS saat mensurvey langsung lampu nusantara yang dipasang perahu milik nelayan di Paciran Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan — Para nelayan di pesisir utara Lamongan mengaku merasakan dampak positif, dari pemasangan Lampu Nusantara (Lamusa) bantuan dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

Sejak dipasang di beberapa titik strategis di perairan Lamongan, hasil tangkapan nelayan mengalami peningkatan signifikan.

Arif (48) salah satu nelayan yang juga ketua rukun nelayan Dusun Banjaranyar, Desa Banjarwati menyebutkan bahwa sejak Lamusa mulai dinyalakan pada malam hari, aktivitas melaut menjadi lebih aman dan hasil tangkapan lebih melimpah.

"Sekarang laut lebih terang. Ikan lebih mudah terkumpul karena tertarik cahaya. Kami juga lebih mudah melihat arah dan alat tangkap kami di malam hari," ujarnya kepada tim rombongan ITS yang melakukan survey dan pengambilan gambar dan video di pada Jum'at (25/7/2025).

Menurutnya sementara dari kelompok nelayan setempat, dalam dua pekan terakhir sejak pemasangan Lamusa, rata-rata tangkapan meningkat hingga 30 persen. Ikan tongkol, cumi-cumi, dan udang menjadi komoditas yang paling banyak didapat.

Ketua PCNU Lamongan, Gus Syahrul Munir yang ikut mendampingi tim ITS, menyampaikan terima kasih kepada ITS dengan beberapa perusahaan lampu dan pihak terkait atas program Lampu Nusantara ini. Menurutnya, program ini bukan hanya membantu pencahayaan di laut, tapi juga mendukung peningkatan ekonomi nelayan secara nyata.

"Selama ini kami mengandalkan alat penerang seadanya. Sekarang dengan adanya Lamusa, kami merasa lebih diperhatikan dan hasilnya memang nyata," kata Gus Syahrul didampingi pengurus Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Cabang Lamongan.

Disebutkan olehnya, program Lamusa merupakan inisiatif dan inovasi dari ITS bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk swasta, untuk mendukung keselamatan dan produktivitas nelayan di malam hari. "Di Lamongan, program ini mulai diujicobakan sejak awal Juli dan akan diperluas ke wilayah perairan lain jika terbukti efektif," ungkapnya..

Program Lamusa ini menjadi angin segar bagi nelayan pesisir Lamongan, terutama di tengah tantangan cuaca ekstrem dan naik-turunnya harga hasil laut di pasaran.

Sementara itu, pengambilan gambar dan vidio yang dilakukan tim ITS ini untuk mengetahui sejauh mana efektivitas produk inovasi ini, dalam pengembangan teknologi kelautan, dan hasil dari pengambilan vidio dokumenter ini akan dipresentasikan kepada presiden oleh kementrian dan dikti.jir

Berita Terbaru

Anggarkan P-APBD 2026, Pemkab Situbondo Prioritaskan Pembangunan Jalan

Anggarkan P-APBD 2026, Pemkab Situbondo Prioritaskan Pembangunan Jalan

Selasa, 01 Sep 2026 12:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya percepatan pemerataan ekonomi serta peningkatan konektivitas antardesa termasuk mobilitas barang di sektor…

Bagikan Bantuan Beras 800 Kilogram, Pemkot Surabaya Libatkan Karang Taruna

Bagikan Bantuan Beras 800 Kilogram, Pemkot Surabaya Libatkan Karang Taruna

Selasa, 01 Sep 2026 11:56 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya kembali membagikan bantuan beras sebanyak 800…

Tingkatkan Luas Tanam, Pemkab Probolinggo Genjot Gerakan Tanam Padi

Tingkatkan Luas Tanam, Pemkab Probolinggo Genjot Gerakan Tanam Padi

Selasa, 01 Sep 2026 11:52 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan luas tanam sekaligus bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan, Pemerintah…

Lewat Konsep Pentahelix, Pemkab Pamekasan Perkuat Ekosistem Usaha Perikanan

Lewat Konsep Pentahelix, Pemkab Pamekasan Perkuat Ekosistem Usaha Perikanan

Selasa, 01 Sep 2026 11:39 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Melalui konsep pentahelix atau multi pihak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur berupaya memperkuat ekosistem…

Polemik PT JPC, Pelapor Dicecar 29 Pertanyaan

Polemik PT JPC, Pelapor Dicecar 29 Pertanyaan

Selasa, 01 Sep 2026 11:38 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun– Polemik yang membelit PT Jatim Parkir Center (JPC) kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian mulai memeriksa Aang Imam Subarkah, p…

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Sejahterakan Petani dan Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Magetan Perkuat Perlindungan Hukum LP2B

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menjaga kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah Kabupaten, Jawa Timur, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai…