SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir mengingatkan para kepala desa serta ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar tidak gegabah dalam mengoperasikan lembaga koperasi desa tersebut. Menurutnya, keberhasilan KDMP tak hanya diukur dari legalitas, tapi juga dari kesiapan manajemen dan rencana bisnis yang matang.
“Program KDMP ini bukan untuk jangka pendek, maka tidak perlu buru-buru dalam menentukan arah dan jenis usaha. Yang terpenting, semua pihak di desa bisa duduk bersama dan menyusun perencanaan yang realistis,” ujar Syahrul, Ahad (27/7).
Syahrul mengungkapkan bahwa ke depan akan ada potensi pendanaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang masuk ke KDMP. Ia menekankan pentingnya kesiapan koperasi dalam menyambut pendanaan ini agar tidak menimbulkan masalah hukum.
Meski mengingatkan soal kesiapan operasional, Syahrul tetap memberikan apresiasi atas capaian Gresik yang menjadi salah satu daerah tercepat dalam menyelesaikan legalitas kelembagaan KDMP di Indonesia. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pencapaian ini perlu diikuti dengan langkah operasional yang terencana.
“Paling tidak, September nanti sudah ada business plan yang konkret dari masing-masing KDMP. Ini penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai dengan tujuan awal,” kata politisi PKB tersebut.
Ia menambahkan, KDMP diharapkan mampu menjadi saluran distribusi baru sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto, guna memangkas rantai distribusi dan menekan harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.
“KDMP bisa menjalankan usaha strategis seperti sembako, apotek desa, distribusi pupuk dan alat pertanian, serta menjual produk unggulan dari desa masing-masing,” jelasnya.
Syahrul mencontohkan salah satu koperasi di Gresik yang telah menjalankan model kemitraan produktif, yakni Koperasi Desa Dapet di Kecamatan Balongpanggang yang bermitra dengan Pondok Pesantren Sunan Drajat. Model kolaboratif seperti ini dinilai efektif untuk memberikan manfaat langsung bagi warga desa.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turut memperkuat dukungan dengan menggandeng perguruan tinggi di Gresik untuk mendampingi pengembangan kelembagaan KDMP. Langkah ini bertujuan agar proses pendampingan koperasi berjalan sistematis dan mampu memperkuat peran KDMP sebagai penggerak ekonomi di tingkat desa.
Editor : Moch Ilham