Catat Kinerja Positif: Selama Semester I 2025, KA BIAS Madiun Layani 153.254 Penumpang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rangkaian KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) berada di Stasiun Madiun, Jatim. SP/ MDN
Rangkaian KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) berada di Stasiun Madiun, Jatim. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sejak beroperasinya KA Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS), KAI Daop 7 Madiun mencatatkan kinerja positif pada semester I 2025. Sepanjang Januari–Juni 2025, KA BIAS telah melayani 153.254 penumpang.

Kinerja positif kereta dengan rute Madiun–Bandara Adi Soemarmo ini merupakan KA lokal PSO tersebut tak lepas dari peran masyarakat yang memanfaatkan layanan KA BIAS untuk memperkuat konektivitas lintas wilayah, serta memberikan alternatif perjalanan yang efisien.

"Sepanjang Januari–Juni 2025, KA BIAS telah melayani 153.254 penumpang," jelas Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul, Senin (28/07/2025).

Selain itu, KA BIAS relasi Madiun - Solo PP tersebut tentunya juga menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan mobilitas dengan tarif terjangkau. Saat ini, KA tersebut juga sedang menunggu izin perpanjangan rute menjadi relasi Caruban-Solo seiring tingginya minat masyarakat.

Sesuai data semester I 2025, jumlah penumpang yang naik dari stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun yang melayani KA BIAS yakni, Stasiun Madiun sebanyak 108.006 penumpang.

Kemudian, Stasiun Magetan sebanyak 20.403 penumpang, Stasiun Ngawi 19.841 penumpang, dan Stasiun Walikukun 5.004 penumpang. Ditambah, KA BIAS yang menghubungkan Stasiun Madiun dengan Stasiun Solo Balapan dan juga Bandara Internasional Adi Soemarmo tersebut menyediakan kemudahan akses bagi masyarakat dan para penumpang pesawat, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan efisien.

"Selain itu, layanan ini menawarkan waktu tempuh yang singkat dan standar pelayanan berkualitas tinggi," katanya.

Selain mengintegrasikan dua moda transportasi (kereta api dan pesawat), layanan ini juga mengoneksikan berbagai pusat kegiatan ekonomi dan sosial di kedua provinsi tersebut. 

“Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi penumpang pesawat maupun komuter harian yang membutuhkan moda transportasi cepat, nyaman, terjadwal tepat waktu, serta lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar dan mampu meminimalisir kepadatan kendaraan di jalan raya,” tutup Zainul.

Sehingga kehadiran KA BIAS diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Daop 7 Madiun, sekaligus menjadi moda transportasi favorit masyarakat, baik di wilayah Daop 7 Madiun maupun di tingkat nasional. md-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…