Dongkrak Ketahanan Pangan, DKPP Kota Madiun Gelar Program Selapanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Madiun Maidi bersama jajaran melakukan panen bawang merah di lahan sekolah lapang yang merupakan aset Pemerintah Kota Madiun hasil binaan program Selapanan. SP/ MDN
Wali Kota Madiun Maidi bersama jajaran melakukan panen bawang merah di lahan sekolah lapang yang merupakan aset Pemerintah Kota Madiun hasil binaan program Selapanan. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di tengah tantangan keterbatasan lahan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, menggelar program Sekolah Lapangan Pertanian dan Perikanan Berkelanjutan atau "Selapanan" yang melibatkan petani, peternak, hingga mahasiswa dan santri sebagai peserta.

Diketahui, Selapanan merupakan inovasi DKPP Kota Madiun sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian, peternakan, maupun perikanan dalam mewujudkan aksesibilitas serta stabilitas ketersediaan pangan.

"Selapanan ini melibatkan petani, peternak, hingga mahasiswa dan santri sebagai peserta yang diberikan kesempatan untuk belajar serta mengasah keterampilan dalam meningkatkan produktivitas panen, baik dari segi kuantitas maupun kualitas," ujar Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto, Rabu (30/07/2025).

Tidak hanya teori, peserta program Selapanan juga dibekali praktik di lapangan dengan didampingi praktisi. Di antaranya, praktik pengendalian hama padi, budidaya bawang merah, hingga teknologi bioflok di sektor perikanan.

Semua pembelajaran yang diberikan dirancang sesuai dengan tantangan di lapangan sehingga diharapkan keanekaragaman dan produktivitas sektor pertanian dan perikanan di Kota Madiun dapat meningkat.

"Dengan program inovasi Selapanan, Kota Madiun diharapkan siap mewujudkan program swasembada pangan dan penguatan ketahanan pangan," kata dia.

Lebih lanjut, Totok menambahkan Pemerintah Kota Madiun terus mendukung petani di wilayah setempat mengoptimalkan produktivitas aneka komoditas, baik padi maupun hortikultura di lahan pertanian terbatas dalam rangka mendukung program nasional mewujudkan ketahanan pangan.

Salah satunya dengan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) modern berupa mesin combine harvester. Pemkot Madiun juga mendorong petani untuk menanam benih varietas unggul untuk mengoptimalkan produktivitas padi. Salah satunya dengan penggunaan varietas unggul Inpari 47 yang mampu menghasilkan hingga 7 ton beras setiap hektare sawah. md-01/dsy

Berita Terbaru

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan S…

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hujan tak menyurutkan tensi pertandingan persahabatan antara Grass 2000 melawan Taman Veteran di Lapangan Ciliwung, Kota Madiun, Min…

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai wujud kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Daop…

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagi para wisatawan, kabar ini menjadi angin segar untuk sekedar berlibur dengan tarif yang sangat murah. Pasalnya, menjelang…

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga Kota Surabaya, Jawa Timur harus menyesuaikan (merubah) kebiasaan dalam menjalankan aktivitas di tengah musim…

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang ada di Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Genteng, Kota Surabaya menuai pro…