Investasi Jatim Capai Rp74,5 Triliun di Semester Pertama, Industri Padat Karya Jadi Tumpuan Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan capaian investasi sebesar Rp147 triliun pada tahun 2025. Namun hingga pertengahan tahun ini, realisasi investasi baru mencapai Rp74,5 triliun, atau sekitar 50 persen dari target tahunan tersebut.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur, Dyah Wahyu Ernawati, saat dijumpai di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Menurut Dyah, perlambatan pertumbuhan investasi tahun ini disebabkan oleh perubahan fase dalam proyek besar yang sebelumnya menjadi pendorong utama investasi di Jawa Timur, yakni proyek Freeport. Setelah melalui masa konstruksi yang menyerap investasi dalam jumlah besar, kini proyek tersebut telah memasuki tahap operasional.

“Saat Freeport konstruksi, nilai investasi melonjak tajam. Sekarang sudah masuk fase operasional, sehingga nilainya menurun karena tidak lagi mencakup belanja besar seperti tanah dan bangunan,” jelasnya.

Meskipun nilai investasi tidak lagi sebesar tahun sebelumnya, Dyah menyebutkan bahwa sektor industri padat karya kini mulai mengambil peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Daerah-daerah di wilayah barat Jawa Timur menunjukkan pertumbuhan signifikan pada industri seperti alas kaki, mainan, tekstil, hingga skala rumahan.

“Sektor seperti alas kaki, mainan, tekstil, dan industri rumah tangga disebut sebagai penggerak baru perekonomian dan penyerap tenaga kerja,” tambah Dyah.

Kendati belum mencapai target investasi secara nilai, Dyah mengungkapkan bahwa serapan tenaga kerja menunjukkan peningkatan signifikan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya sekitar 200 ribu orang, maka hingga pertengahan 2025, sudah lebih dari 720 ribu orang yang berhasil terserap ke berbagai sektor industri.

"Uniknya, sejumlah perusahaan yang tercatat dalam investasi tinggi di Jatim adalah perusahaan lama yang secara konsisten menambah kapasitas dan ekspansi usahanya,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti perbedaan karakteristik antara industri padat karya dan padat modal. Menurut Dyah, industri seperti sepatu dan garmen mampu menyerap banyak tenaga kerja, sedangkan sektor seperti logam, kimia, kosmetik, dan pertambangan memiliki nilai investasi tinggi namun tidak menyerap SDM dalam jumlah besar karena lebih mengandalkan mesin dan teknologi canggih.

Menutup penjelasannya, Dyah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, penyediaan fasilitas bagi investor, dan upaya menjaga iklim usaha agar tetap kondusif sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur ke level yang lebih tinggi. Ad

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…