Empat Pelaku Pengeroyokan di Jemursari Surabaya Diamankan, Motif Dipicu Atribut Silat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Polsek Tenggilis Mejoyo menahan empat pemuda yang terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap H (19), warga Ngawi. Insiden terjadi di kawasan Jalan Jemursari, Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Empat tersangka tersebut masing-masing berinisial I (20), warga Desa Semambung, Kanor, Bojonegoro; I (19), warga Jalan Manyar Sabrangan, Surabaya; D (19), warga Desa Dukuh Kidul, Ngasem, Bojonegoro; dan R (18), warga Desa Mayangrejo, Kalitidu, Bojonegoro.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo, AKP Prastya Yana Wisesa menyampaikan, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan penyelidikan cepat hingga akhirnya berhasil menangkap para pelaku.

"Total ada 4 pelaku sudah diamankan dan masih dikembangkan," ujarnya, Rabu (6/8).

Menurut keterangan pihak kepolisian, keempat tersangka diketahui melakukan pemukulan terhadap korban secara bersama-sama. Motif utama dari pengeroyokan ini diduga berkaitan dengan atribut salah satu perguruan silat yang dikenakan korban.

"Salah satu pelaku melihat ada stiker salah satu peguruan di helm korban," terang AKP Prastya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, Ipda Suyudi, menjelaskan bahwa proses penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu Surabaya dan Kediri. Saat ini keempat tersangka sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Sementara empat kita amankan. Diduga lebih dari empat," ungkapnya.

Tindakan para tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan. Meski begitu, pihak kepolisian masih mendalami keterlibatan pelaku lainnya yang diduga melakukan pembacokan.

"Yang bacok masih kami dalami. Untuk empat pelaku berperan memukuli atau melakukan pengeroyokan. Penyebab gara-gara (korban memakai atribut silat) stiker dan jaket," tambahnya.

Penyelidikan lanjutan masih dilakukan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dan memastikan detail kronologi kejadian yang sebenarnya. Ad

Berita Terbaru

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Jadi Wisata Dadakan, Bengawan Solo di Ngawi Jadi Hamparan Bunga Enceng Gondok

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momen kemarau panjang di Kabupaten Magetan justru menjadikan fenomena unik. Salah satunya debit air menyusut di aliran Sungai…

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Di Tengah Viralnya Antrean BBM, Pemkab Jember Kaji Kemungkinan Pembelajaran Daring

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Di tengah kondisi antrean BBM di sejumlah SPBU yang kini viral, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember masih mengkaji kemungkinan…

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Pemkab Magetan Gelar Turnamen Catur Abhipraya 2026, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar bhipraya Open Chess…

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Heboh! Monyet Besar Bebas Berkeliaran di Pemukiman Jalan Cimanuk Kota Malang

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di kawasan Jalan Cimanuk, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dibuat geger usai adanya kemunculans seekor…

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Pemkab Lumajang Usulkan Normalisasi Kali Asem, Kurangi Risiko Lahar Semeru

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai bagian dari upaya penanganan aliran sungai dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Lumajang yang memiliki potensi…

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Ancaman Kasus DBD di Tengah Musim Kemarau, Dua Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 13:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Di tengah musim kemarau ini, terdapat sejumlah kasus meninggal dunia akibat DBD karena telat mendapat layanan kesehatan, salah…