Jumat Berkah

Kreativitas di era Rasulullah SAW

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau yang akrab disapa Alissa Wahid turut berpendapat terhadap tindakan represif aparat terhadap mural maupun bendera bergambar One Piece. Putri sulung mendiang Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu mengandaikan bila sang ayah masih ada dan mengetahui fenomena protes sosial yang dibungkus kreativitas masyarakat itu.

“Kira-kira kalau Gus Dur ditanya soal itu jawabannya apa? ‘Gitu aja kok repot, sing (yang) penting 10 cm di bawah bendera merah putih’, paling kan gitu (jawabannya),” kata Alissa menjawab Tempo di Hotel Majapahit Surabaya, Selasa sore, (5/8/2025)

Menurut Alissa maraknya simbol One Piece hanyalah wujud kreativitas anak-anak muda. Pemerintah, kata dia, seharusnya bersyukur anak-anak mudanya kreatif dalam memberikan kritik sehingga tidak menimbulkan keonaran.

Saya pikir dengan tenang, ada benarnya juga pendapat mbak Alissa.

Saya baca, dakwah Rasulullah tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi masyarakat pada saat itu.

Kreativitas di era Rasulullah SAW tercermin dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi, dakwah, dan pendidikan.

beliau juga mengembangkan strategi dakwah yang inovatif dan membangun sistem pendidikan yang berpusat pada nilai-nilai Islam.

Saat itu, Rasulullah juga mendirikan pasar dekat Masjid Nabawi. Ini untuk membangun perekonomian rakyat dan sebagai sarana dakwah.

Ketika terjadi peperangan, umum-nya para sahabat membaca syair yang menimbulkan semangat dan keberanian. Menjelang perang Badr, ketika akan terjadi perang tanding, Ali juga bersyair untuk membangkitkan semangat jihad. Selain itu, pada waktu kerja bakti menggali parit menjelang Perang Khandaq (al-Ahzab) pada bulan Syawal tahun 5 H; Nabi bersama para sahabat bersyair bersahut-sahutan untuk saling menyemangati menggali parit. Seni (sastra dan syair) digunakan untuk menumbuhkan semangat jihad, menyatukan langkah, menggali parit (khandak) untuk mempertahankan agama.

Sebagaimana disebutkan kembali oleh M. Natsir dalam bukunya ‘Fiqhu-ad–Dakwah’ (hlm. 92-94), Nabi bersyair yang mengandung doa sebagai berikut:

Allahu laula anta mahtadaina

“Wahai Allah, seandainya bukan kerahimanMu, tidaklah kami mendapat petunjuk,”

Wala tashadaqna wala shallaina

“Tidak pula kami bersedekah dan tidak pula kami melakukan (ibadah) salat“

Fa anzilan saki-natan ‘alaina

“Karena itu (wahai Tuhan kami), turunkanlah (berilah) ketenangan (atas) jiwa (hati) kami”

Watsabitil aqda-ma in laqaina

“Dan teguhkanlah (kokohkan) pendirian (sikap) kami bila (nanti kami) bertemu (berhadapan) dengan musuh”

Wal musyriku-na qad baghau ‘alaina

“Sesungguhnya orang-orang musyrik sudah mendurhakai kami”

Wa in ara-du- fitnatan abaina

“Bila memang fitnah sengketa (perang) mereka inginkan, berpantang kami menyerah kalah”.

Maka, para sahabat Anshar dan Muhajirin yang sedang kerja bakti berseru dengan gemuruh penuh semangat, “abaina, abaina” (kami pantang menyerah kalah, kami pantang menyerah kalah).

Dari kutipan peristiwa-peristiwa itu, bisa disimpulkan bahwa Nabi dan para sahabat telah melakukan praktik kesenian (bersyair sastra dan lagu) untuk berjihad dan berdakwah. Itu kreativitas. ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah menuju era digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) gencar melakukan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Lumajang Pastikan PPPK Aman dan Tetap Terjaga

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Lumajang Pastikan PPPK Aman dan Tetap Terjaga

Senin, 06 Apr 2026 15:17 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - DI tengah maraknya kebijakan efisiensi anggaran imbas konflik di Timur Tengah, tak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Disdik Bojonegoro Keluarkan SE Jam Masuk Baru: SD dan SMP Pukul 06.30 WIB di Kecamatan Kota

Disdik Bojonegoro Keluarkan SE Jam Masuk Baru: SD dan SMP Pukul 06.30 WIB di Kecamatan Kota

Senin, 06 Apr 2026 15:05 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro baru saja mengeluarkan kebijakan baru terkait jam masuk siswa SD dan SMP pukul 06.30 untuk…