Heboh! Penampakan Macan Tutul Tertangkap Kamera Trap di Gunung Lawu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Potret. Penampakan macan tutul yang terekam  kamera trap yang dipasang oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dan Jawa Tengah. SP/ MGT
Potret. Penampakan macan tutul yang terekam  kamera trap yang dipasang oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dan Jawa Tengah. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sempat beredar penampakan macan tutul di hutan Gunung Lawu tengah ramai beredar di media sosial yang terekam  kamera trap yang dipasang oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Namun, penampakan satwa langka tersebut bukanlah hal baru. Kamera trap BKSDA beberapa kali menangkap gambar hewan ini. "Bukan yang pertama muncul dan sering juga tertangkap kamera trap milik BKSDA," jelas ADM KPH Lawu, Adi Nugroho.

"Yang memasang kamera trap memang pihak BKSDA baik Jawa Timur dan Jawa Tengah karena Gunung Lawu ada di dua wilayah provinsi," imbuhnya, membenarkan kejadian tersebut, Minggu (10/08/2025).

Lebih lanjut, Adi juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Sementara itu, BBKSDA Jawa Timur pernah memastikan macan tutul belum punah di sekitar Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Mungkin tidak usah panik dan dulu juga pernah di-release oleh BKSDA Jatim," tandas Adi.

Hal ini disampaikan melalui akun Instagram @bbksda_jatim_official pada Jumat (09/09/2022). Dalam unggahan itu, BBKSDA menulis bahwa seekor macan tutul terekam kamera yang terpasang di kawasan Hutan Lindung KPH Lawu Selatan.

BBKSDA menjelaskan, pemasangan kamera trap bertujuan untuk inventarisasi dan verifikasi potensi keanekaragaman hayati, khususnya satwa target macan tutul. "Hal ini memperkuat bahwa spesies macan tutul memang masih ada di alam bebas, khususnya di kawasan hutan lindung Lawu daerah selatan," tulis BBKSDA.

Dalam unggahan yang sama, BBKSDA juga mengingatkan agar masyarakat tidak merusak atau mengambil kamera yang terpasang di kawasan tersebut. Sebab, satu unit kamera telah hilang dari lokasi.

"Kepada seluruh masyarakat kami imbau untuk tidak merusak atau mengambil kamera trap yang terpasang di kawasan yang menjadi target inventarisasi dan verifikasi kehati tinggi, agar kita semua bisa mengetahui potensi sumber daya genetik yang kita miliki," tulis BBKSDA. mg-01/dsy

Berita Terbaru

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Patroli Sahur di Panceng Gresik Ricuh, Dua Pemuda Terluka Disabet Senjata Tajam

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 21:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Kegiatan patroli sahur yang dilakukan sejumlah remaja di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berubah menjadi a…

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:21 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Mojokerto menggelar kegiatan Employee Voluntering dengan membagikan takjil kepada…

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Pengamat: Minim Gebrakan, Belum Terdengar Gaungnya di Publik

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Pergantian kepemimpinan di tubuh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur belum sepenuhnya diikuti dengan manuver politik yang t…

Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Bos Pertamina

Kejagung Soroti Hilangnya Uang Pengganti Bos Pertamina

Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:06 WIB

Sebelum Pembacaan Putusan, Dirut PT Pertamina Sudah Menangis. Saat Masuk Ruang Sidang, bergema suara dukungan terhadapnya. “Tuhan Maha Baik,” Teriak Para Pen…

Ko Erwin Bede Narkoba Penyuap AKBP Didik, Pincang

Ko Erwin Bede Narkoba Penyuap AKBP Didik, Pincang

Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ko Erwin yang menjadi DPO dalam keterlibatan kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dan…

Terulang Jual Beli Bayi, Bermodus Jasa Adopsi Anak

Terulang Jual Beli Bayi, Bermodus Jasa Adopsi Anak

Jumat, 27 Feb 2026 19:03 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 19:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Apresiasi Bareskrim Polri Bongkar perdagangan orang (TPPO). Kasus ini…