Dipicu Maraknya Gula Rafinasi, Lelang PG Candi Sidoarjo Pun Tak Laku

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pabrik Gula (PG) Candi Baru Sidoarjo. SP/ SDA
Pabrik Gula (PG) Candi Baru Sidoarjo. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Maraknya gula rafinasi yang masuk ke pasar konsumsi umum, membuat Pabrik Gula (PG) Candi Baru Sidoarjo di bawah ID FOOD menghadapi tantangan serius dan gigit jari .

Pasalnya, akibat maraknya gula rafinasi tersebut, membuat stok gula hasil produksi PG Candi Baru Sidoarjo menumpuk di gudang. Bahkan, membuat harga gula lokal anjlok di bawah harga acuan pemerintah.

Dan saat ini, pabrik tengah berada dalam masa giling, di mana seluruh pabrik gula serempak memproduksi gula dari tebu. Namun, di tengah musim produksi ini, penjualan justru menurun.

"Saat ini harga gula sangat rendah, bahkan lelang-lelang pun sudah di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Ini membuat kami kesulitan menjual gula yang sudah diproduksi," ungkap HRD PG Candi, Yoga Aditomo, Rabu (13/08/2025).

Diketahui, PG Candi memproduksi sekitar 31.000 ton gula per tahun, termasuk pembelian tebu dari petani lokal. Namun, karena rendahnya serapan pasar, gudang penyimpanan mereka kini penuh.

"Kami bahkan harus menambah tempat penyimpanan tambahan sejak pekan lalu. Produk dari petani pun kami beli dengan harga sesuai HAP (Harga Acuan Pemerintah), yaitu Rp 14.500 per kilogram," ujarnya.

Lebih lanjut, saat ini terdapat sekitar 8.000 ton gula yang belum terdistribusi dari masa giling yang dimulai sejak Mei. Yang memperparah kondisi ini adalah masuknya gula rafinasi ke pasar konsumsi langsung. Padahal, menurut regulasi, gula rafinasi seharusnya hanya digunakan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman, bukan dijual langsung ke konsumen.

Sedangkan, gula rafinasi saat ini beredar dengan harga sekitar Rp 14.300-Rp 14.600 per kilogram, lebih murah dibanding gula konsumsi produksi PG Candi yang dijual Rp 15.300 per kilogram.

"Ini jelas tidak sehat bagi industri gula nasional dan merugikan petani tebu. Kami sudah melaporkan indikasi peredaran gula rafinasi ini ke pasar umum," tambahnya.

Meski pasar lokal lesu, PG Candi tetap menjual produknya hingga ke luar pulau seperti NTT, NTB, Sulawesi, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. PG Candi berharap adanya penegakan regulasi lebih ketat terhadap distribusi gula rafinasi, agar tidak merusak pasar gula konsumsi dalam negeri dan merugikan petani tebu lokal. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Desil Picu Beasiswa Dicabut, Pemkab Situbondo Bakal Perbaiki Data pada 2027

Desil Picu Beasiswa Dicabut, Pemkab Situbondo Bakal Perbaiki Data pada 2027

Rabu, 07 Okt 2026 13:24 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya dalam pendataan ulang terkait data desil yang dinilai kurang akurat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo mulai…

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam menekan angka pengangguran serta memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja industri otomotif lokal, Pemerintah…

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah menyiapkan sejumlah opsi dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak keluarga…

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di hutan pinus di Gunung Butak, Kabupaten Ngawi, kini mulai dalam kondisi…

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka memperkuat akses pendidikan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bakal memanfaatkan Rumah Inspirasi…

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai persiapan mengejar penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat, Swasti Saba Wistara pada 2027, Pemerintah Kabupaten…