Polemik Penarikan Iuran HUT RI, DPRD Surabaya: Pemkot Jangan Larang Tanpa Solusi

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Penarikan iuran HUT RI di kampung-kampung menjadi polemik. Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya melarang RT/RW atau kelurahan menarik sumbangan acara peringatan 17 Agustusan ini dengan menentukan batas minimal nominal ke pemberinya.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, angkat suara soal, Menurutnya, penarikan iuran HUT RI ini merupakan sebuah wajaran dan sudah menjadi tradisi di masyarakat.

“Fenomena tarikan ke warga untuk giat perayaan HUT RI di setiap pemukiman menurut saya adalah hal lumrah dan sudah menjadi tradisi di masyarakat kita,” tegas Yona, Rabu (13/8).

Politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe ini menegaskan, persoalan baru muncul jika iuran dipatok dengan nominal tertentu dan membebani warga. Selama sukarela, kata dia, tak ada yang salah.

“Sejauh itu tidak memberatkan warga dan bersifat sukarela, yang jadi masalah adalah jika iuran itu ditentukan nominalnya dan memberatkan warga,” ujar Cak Yebe.

Cak Yebe mengingatkan, tradisi iuran seperti ini terjadi di seluruh Indonesia, bukan hanya Surabaya. Warga pun paham uang itu dipakai untuk memeriahkan kampung.

“Fenomena ini kan tidak hanya terjadi di Surabaya, saya rasa dimanapun di belahan bumi Indonesia hal ini terjadi,” katanya.

Cak Yebe menyentil Pemkot Surabaya yang dinilai sekadar melarang tanpa memberi solusi. Menurutnya, kas RT tak mungkin cukup membiayai perayaan.

“Memangnya sumber dana perayaan di kampung-kampung didapat darimana? Kas RT pastinya juga tidak akan mencukupi untuk mensuport kegiatan agustusan, pemkot jangan sekadar melarang tapi kasih solusi,” tuturnya.

Cak Yebe juga mengungkap minimnya kontribusi pelaku usaha lokal untuk mendukung perayaan di tingkat RT/RW. Dia menyebut, sekelas toko modern yang ada di pemukiman warga saja rata-rata memberi donasi tak lebih dari Rp200 ribu.

“Kira-kira berapa kontribusi pelaku usaha setempat memberikan dukungan dana ke RT/RW? Sekelas toko modern aja rata-rata cuma kasih donasi 100-200 ribu,” bebernya.

Cak Yebe menegaskan, jika Pemkot ingin kampung-kampung meriah di 17 Agustus, harus ada dukungan nyata. Dia bahkan mendorong program subsidi khusus mulai tahun depan.

“Ya mungkin dari kejadian ini bisa dijadikan bahan evaluasi bagi pemkot Surabaya,barangkali di tahun depan Walikota bisa memprogramkan alokasi anggaran khusus untuk perayaan HUT RI 2026 di kampung kampung di Surabaya untuk disubsidikan ke RT/RW se-Surabaya,” selorohnya. Alq

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…