SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendorong budaya literasi membaca masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat mempermudah akses tersebut melalui layanan perpustakaan keliling, yang beroperasi rutin untuk menjangkau masyarakat hingga ke sudut kota.
"Layanan itu menyasar warga dan sekolah yang belum memiliki akses memadai terhadap bahan bacaan. Kami punya tiga armada yang dimanfaatkan secara optimal," jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun Heri Wasana, Jumat (15/08/2025).
Perpustakaan keliling juga siap hadir di kelurahan atau komuitas sesuai permintaan. Masyarakat cukup mengajukan surat atau mendaftar melalui aplikasi resmi agar jadwal tidak berbenturan. Dan adanya perpustakaan keliling ini difokuskan untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat Kota Madiun.
"Pengaturan jadwal sangat penting supaya semua bisa terlayani dengan baik," imbuh Heri.
Diketahui, dari sejumlah armada tersebut, pertama hadir setiap hari Minggu di Sunday Market dengan koleksi buku umum. Kedua, armada keliling yang hadir di berbagai acara atau keramaian untuk menarik minat baca. Dan ketiga, armada sekolah dengan jadwal khusus dengan membawa koleksi buku yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan pembaca di setiap sekolah.
Adanya layanan perpustakaan keliling tersebut, pihaknya berharap, tingkat minat baca di Kota Madiun bisa semakin meningkat setiap tahun sehingga bisa terwujud masyarakat Kota Madiun dengan tingkat literasi tinggi.
"Literasi itu dasar. Kalau warganya terbiasa membaca, wawasan mereka bertambah, SDM meningkat, dan itu akan tercermin pada capaian IPM," katanya.
Sebagai informasi, terdapat sejumlah sekolah yang telah mendapatkan jadwal kunjungan perpustakaan keliling di antaranya SDN 02 Klegen, SMPN 1 Madiun, SMPN 13 Madiun, SMPN 6 Madiun, SMPN 8 Madiun, SMPN 10 Madiun, SDN Oro-Oro Ombo, dan SDK Santa Maria. selain itu, perpustakaan keliling juga hadir di sejumlah fasum seperti RTH Ngegong, Hutan Kota, Lapangan Kelun, Lapangan Gulun, Lapangan Winongo, Lapangan Pilangbango, Lapangan Mojorejo, dan Taman Edukasi Ngrowo Bening. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu