Fraksi PPP-PSI Cermati Tambahan Belanja Daerah Rp2,7 Triliun pada P-APBD 2025

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Zeiniye Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim
Zeiniye Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Fraksi PPP-PSI DPRD Jawa Timur menyoroti rencana penambahan belanja daerah dalam rancangan perubahan APBD (P-APBD) tahun anggaran 2025 yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp2,712 triliun. Juru Bicara Fraksi PPP-PSI, Hj Zeiniye, menegaskan pihaknya meminta penjelasan pemerintah provinsi sejauh mana tambahan belanja tersebut benar-benar berpihak pada layanan dasar masyarakat.

“Kami menekankan agar penambahan belanja ini tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi juga berdampak nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, pengangguran, hingga mitigasi dampak perekonomian global,” ujar Hj Zeiniye dalam pandangan fraksinya, Kamis 21/8/2025.

Fraksi PPP-PSI juga meminta kejelasan terkait program kegiatan apa saja yang menjadi prioritas dalam perubahan APBD 2025, serta besaran anggaran yang direncanakan. Menurut Hj Zeiniye, pemerintah provinsi harus memiliki sistem pengelolaan anggaran yang terukur, sistematis, dan konsisten dengan dokumen RPJMD 2025–2029.

Selain itu, Fraksi PPP-PSI menyoroti lonjakan signifikan penerimaan pembiayaan daerah yang seluruhnya bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Dari semula Rp1,78 triliun lebih, kini meningkat menjadi Rp4,7 triliun lebih. “SiLPA bukanlah prestasi, melainkan cerminan lemahnya disiplin dalam perencanaan dan realisasi APBD. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Terkait belanja hibah yang turun menjadi Rp3,29 triliun lebih, Fraksi PPP-PSI menyatakan dukungan agar alokasi anggarannya benar-benar menunjang tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Zeiniye menegaskan prinsip efektif, adil, dan responsif harus menjadi dasar pengalokasian hibah tersebut.

Fraksi PPP-PSI juga menyoroti penurunan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang semula Rp357 miliar lebih. Dikatakan Zeiniye, pemerintah provinsi seharusnya menyampaikan laporan progres penggunaan BTT hingga semester I tahun 2025, agar publik mengetahui transparansi realisasi anggaran.

Lebih lanjut, PPP-PSI menilai penyerapan anggaran hingga semester I 2025 masih rendah di sejumlah OPD. Karena itu, pihaknya mendesak Gubernur Jatim dan jajaran mempercepat realisasi program, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, agar tidak menumpuk menjadi SiLPA pada akhir tahun.

“Terkait tambahan belanja daerah yang kini mencapai Rp32,9 triliun, maka pencapaiannya harus dikaitkan dengan indikator kinerja utama serta capaian ekonomi makro Jawa Timur, seperti pertumbuhan ekonomi, PDRB, inflasi, investasi, hingga pengentasan kemiskinan dan pengangguran,” papar Hj Zeiniye.

PPP-PSI mendukung tema perubahan RKPD Jatim tahun 2025, yakni *Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan*, dengan sembilan prioritas pembangunan. Namun, Fraksi meminta pemerintah memastikan kecukupan waktu pelaksanaan program hingga akhir tahun.

Sebagai penutup, Hj Zeiniye menegaskan P-APBD 2025 harus menjadi instrumen efektif yang menjawab kebutuhan masyarakat. “APBD bukan sekadar dokumen keuangan, tetapi instrumen teknis pembangunan yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” tandasnya. rko

 

 

 

Rincian Rencana Perda Perubahan APBD Jawa Timur 2025

 


Pendapatan Daerah

sebelum perubahan                       Rp. 28.448.212.471.048,67

bertambah                                        Rp. 91.182.557.010,33

Pendapatan setelah perubahan Rp. 28.539.395.028.059,00


Belanja Daerah

sebelum perubahan                       Rp. 30.223.570.777.659,67

bertambah                                        Rp. 2.712.913.694.425,14

Belanja setelah perubahan          Rp. 32.936.484.472.084,81

 


Defisit (pendapatan - Belanja) (Rp. 4.397.089.444.025,81)

 


Pembiayaan Daerah

Penerimaan setelah perubahan Rp. 4.706.226.066.265,81

Pengeluaran setelah perubahan Rp. 309.176.622.240,00

Pembiayaan Netto setelah perubahan Rp. 4.397.089.444.025,81

Maka defisit anggaran sebesar Rp. 4.397.089.444.025,81 akan

tercukupi dari Pembiayaan Netto setelah perubahan sebesar Rp.

4.397.089.444.025,81 sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun

Berkenaan (SILPA) sebesar Rp. 0,00.

Berita Terbaru

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Heboh! Wali Murid di Sampang Ngeluh, Menu Buah di MBG Sreseh Membusuk

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Baru-baru ini, heboh lagi terkait menu di Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bundeh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang…

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Awal Ramadhan, Harga Cabai hingga Daging Ayam di Sampang Melonjak Naik

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Harga sejumlah komoditas bahan pokok diantaranya cabai dan daging ayam di Kabupaten Sampang melonjak di awal Bulan Ramadhan. Daging…

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berdasarkan catatan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi peningkatan permintaan mencapai 50% di mana sejak awal…

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…