Musim Campak, Pemkab Jember Gencarkan 11.000 Vaksin Imunisasi Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jember Muhammad Fawait saat bersama sejumlah OPD dalam kegiatan konferensi pers Pro Gus'e di depan Kantor Pemkab Jember. SP/ JBR
Bupati Jember Muhammad Fawait saat bersama sejumlah OPD dalam kegiatan konferensi pers Pro Gus'e di depan Kantor Pemkab Jember. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Musim campak mulai meresahkan. Bagaimana tidak, setelah Sampang, kini tercatat sebanyak 36 anak di Kabupaten Jember dinyatakan positif menderita campak dari total sebanyak 148 anak diduga terjangkit (suspect) campak.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah menyediakan sebanyak 11.000 vial vaksin untuk menangani kasus campak yang terjadi di kabupaten setempat.

"Kami sudah menyiapkan sebanyak 11.000 vial vaksin untuk imunisasi campak bagi anak-anak di Jember. Vaksin tersebut didapat dari pemerintah pusat," kata Bupati Jember Muhammad Fawait, Jumat (29/08/2025).

Lebih lanjut, semua tenaga kesehatan akan dikerahkan untuk mempercepat proses vaksinasi bagi anak-anak baik saat posyandu maupun di sekolah, sehingga petugas di setiap puskesmas wajib turun langsung.

"Kami memiliki sebanyak 1.000 tenaga kesehatan yang membantu proses screening, sehingga bisa mempercepat proses imunisasi bagi anak-anak di Jember," tuturnya.

Adanya ketersediaan vaksin campak tersebut merupakan sinergi pemerintah pusat dengan daerah, sehingga pelaksanaan imunisasi campak akan dilakukan mulai Senin (01/09/2025) mendatang.

"Saya memastikan bahwa stok vaksin campak cukup untuk diberikan kepada anak-anak saat imunisasi, apabila nantinya kurang maka Pemkab Jember akan meminta tambahan vaksin lagi," katanya.

Perlu diketahui, kasus campak di Kabupaten Jember tidak masuk kejadian luar biasa (KLB) karena lokasi penderita yang satu dengan yang lain cukup jauh, namun kasus campak menjadi perhatian Dinkes Jember.

"Kasus campak di Jember, salah satunya kasus terbanyak yakni di Kecamatan Sumberbaru, sehingga kami menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk memberikan edukasi pentingnya imunisasi campak," ujarnya. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Kepada Yth. Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Jenderal TNI Purn. H. Prabowo Subianto

Kepada Yth. Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Jenderal TNI Purn. H. Prabowo Subianto

Rabu, 19 Agu 2026 07:54 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – DENGAN HORMAT, saya menulis esai kebudayaan untuk membahas fenomena sosial yang terjadi di Polda Jatim, terkait interaksi saya sebagai m…

Menagih Polisi Presesi

Menagih Polisi Presesi

Rabu, 19 Agu 2026 07:50 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:50 WIB

SURABAYAPAGI.com – PAK Kapolri, Presisi adalah tagline Anda. Anda gunakan kalimat atau frasa pendek yang terdiri dari beberapa kata saja. Saya tahu tagline ini …

Rumah Kos Berincome Rp 500 Juta Setahun akan Dipajaki

Rumah Kos Berincome Rp 500 Juta Setahun akan Dipajaki

Rabu, 19 Agu 2026 07:48 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:48 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP), kos-kosan tidak diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2017 tentang…

Menantu Trump, Ditugaskan Bujuk Netanyahu

Menantu Trump, Ditugaskan Bujuk Netanyahu

Rabu, 19 Agu 2026 07:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jared Kushner, menantu dan penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berkunjung ke Israel untuk bertemu Perdana Menteri (PM)…

Emil Dardak Sudah Kantongi Mandat 38 DPP Demokrat

Emil Dardak Sudah Kantongi Mandat 38 DPP Demokrat

Rabu, 19 Agu 2026 07:43 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:43 WIB

SURABAYAPAGI.com - Emil Elestianto Dardak, diam diam telah mengantongi restu dari 38 DPC Kabupaten/Kota Demokrat se-Jawa Timur untuk maju kembali sebagai calon…

Yaqut Cholil Melawan Jaksa, Ditimpuk Hakim

Yaqut Cholil Melawan Jaksa, Ditimpuk Hakim

Rabu, 19 Agu 2026 07:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua majelis hakim Ni Kadek Susantiani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (18/8/2026), menolak pengalihan tahanan Mantan Menteri Agama…