BPS Kota Malang Catat Penurunan Harga Produk Hortikultura Picu Deflasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang cabai di salah satu pasar tradisional Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Ilustrasi. Pedagang cabai di salah satu pasar tradisional Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat telah terjadi deflasi imbas penurunan harga sejumlah produk hortikultura yang diakibatkan jumlah ketersediaan di pasar yang mencukupi karena masa panen.

Kepala BPS Kota Malang Umar Sjarifudin mengungkap angka deflasi tersebut diketahui sebesar 0,07 persen secara month to month yang terjadi di wilayah setempat pada Agustus 2025.

"Jadi komoditas yang memengaruhi deflasi 0,07 persen, seperti tomat, cabe rawit, sawi putih," kata Kepala BPS Kota Malang Umar Sjarifudin, Selasa (02/09/2025).

Memang. pada Agustus, ada momen turunnya harga pada komoditas cabai rawit dan tomat disebabkan oleh kondisi panen raya, serta normalnya harga setelah kenaikan di bulan lalu. 

Sedangkan kenaikan harga beras di Kota Malang disebabkan oleh berkurangnya stok dari produsen beras. Selain itu pergantian tahun ajaran baru yang menjadi momen bagi penyelenggara pendidikan untuk menyesuaikan tarif/ biaya. 

Lebih lanjut, BPS Kota Malang menyampaikan bahwa harga tomat mengalami penurunan sebesar 58,64 persen dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,11 persen. Selain itu, juga harga cabai rawit turun 37,93 persen dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,10 persen dan harga sawi putih turun 27,09 persen dengan andil terhadap deflasi 0,02 persen.

Kemudian, pada Agustus 2025 telor ayam ras menjadi satu-satunya bahan pangan pokok yang tercatat mengalami penurunan harga 2,42 persen dengan andil terhadap deflasi 0,03 persen.

Dengan deflasi pada Agustus, maka inflasi tahun kalender Agustus 2025 terhadap Desember 2024 (year to date) sebesar 1,37 persen. Lalu, inflasi secara tahunan pada Agustus 2025 terhadap Agustus 2024 sebesar 2,13 persen (year on year).

Deflasi secara month to month di Kota Malang yang sebesar 0,07 persen masih berada di bawah deflasi di Provinsi Jawa Timur dengan 0,10 persen dan nasional dengan 0,08 persen. terjadinya penurunan harga ini disebabkan jumlah ketersediaan di pasar yang mencukupi karena masa panen. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan  komisi C DPRD,  PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Polemik dugaan pencaplokan wilayah laut melalui penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie S…