FH Untag Surabaya Tumbuhkan Pola Pikir Kritis Lewat PKKMB 2025

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Gedung G Lantai 3 Untag Surabaya pada 3–4 September 2025 dipenuhi semangat ratusan calon yuris yang memulai perjalanan di Fakultas Hukum (FH) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. 

Mengusung tema “Mencetak Insan Yuris yang Berjiwa Patriotik Guna Mencegah Degradasi Hukum”, kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan generasi hukum yang kompeten, berkarakter, dan cinta tanah air.

FH Untag Surabaya dikenal sebagai salah satu fakultas berprestasi dengan akreditasi Unggul untuk Program Studi Sarjana Ilmu Hukum (S1). 

Fakultas ini berkomitmen tidak hanya membekali mahasiswa dengan penguasaan teori hukum, tetapi juga membentuk moral, etika, dan nasionalisme yang kuat.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Hukum, Dr. Tomy Michael, S.H., M.H., menegaskan bahwa kurikulum FH Untag Surabaya dirancang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter. 

Patriotisme menjadi ciri khas yang diusung Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya dan tercermin dalam berbagai mata kuliah, seperti Hukum Hak Asasi yang menumbuhkan kesadaran akan keberagaman. 

Pembelajaran diperkuat dengan keterlibatan praktisi hukum profesional, mulai dari notaris, PPAT, hingga advokat, yang memberikan perspektif langsung dari dunia praktik.

Kepercayaan masyarakat terhadap FH Untag Surabaya tercermin dari kiprah alumninya yang tersebar di berbagai bidang strategis, mulai dari kejaksaan, kepolisian, TNI, hingga jabatan publik dan dunia usaha. Kepada mahasiswa baru, Dr. Tomy berpesan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pesat, termasuk teknologi kecerdasan buatan. 

“Bukan untuk ditolak, tapi diiringi literasi membaca dan perundang-undangan sebagai kebutuhan. Tetap aktif memperbarui ilmu melalui organisasi, membaca jurnal, mengikuti lomba, hingga memanfaatkan program hibah, dengan target lulus 3,5 tahun,” ujarnya (4/9/25).

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana PKKMB FH Untag Surabaya 2025, Ahmad Falah Burhanuddin, menjelaskan bahwa tema tahun ini lahir dari keinginan menanamkan pola pikir kritis kepada mahasiswa baru. 

“Tujuannya, agar mereka memiliki wawasan mendalam tentang hukum di Indonesia, baik terkait peraturan yang berlaku maupun permasalahan yang dihadapi,” tukas mahasiswa angkatan 2023 tersebut.

Memasuki hari ketiga (4/9/25), rangkaian PKKMB difokuskan pada materi akademik dan pembentukan karakter. Mahasiswa baru mendapatkan materi Kurikulum & Anti Radikalisme oleh Dr. Wiwik Afifah, S.Pi., S.H., M.H., Etika di Dalam Kampus oleh Dr. Syofyan Hadi, S.H., M.H.; Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual oleh Dr. Erny Herlin Setyorini, S.H., M.H., CMC; serta Prospek Kerja Sarjana Hukum oleh Dr. Hufron, S.H., M.H.

Selain itu, mahasiswa diperkenalkan pada organisasi kemahasiswaan seperti Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) sebagai badan legislatif, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sebagai badan eksekutif, Komunitas Peradilan Semu (KPS) sebagai wadah latihan teori dan praktik persidangan, serta Debate Agathe Yuridis (DAY) yang mengasah kemampuan berbicara di depan umum dan riset isu hukum.

Kegiatan semakin menarik dengan presentasi esai isu hukum karya mahasiswa baru, yang dinilai oleh panitia, serta praktik debat hukum yang memperkuat keterampilan argumentasi, logika berpikir, dan keberanian berbicara.

“Sebuah pertandingan debat dari dua kelompok mahasiswa terbaik yang terpilih oleh panitia berdasarkan ketentuan yang berlaku, serta presentasi tiga esai terbaik dari seluruh karya mahasiswa baru,” imbuh Burhan.

Dengan pembekalan teori dan praktik di berbagai bidang hukum, perdata, pidana, ketatanegaraan, hingga internasional, FH Untag Surabaya menyiapkan lulusan yang siap memecahkan persoalan hukum di masyarakat. 

Nilai integritas, kecakapan akademik, dan jiwa patriotik yang ditanamkan sejak awal menjadi fondasi karakter yuris tangguh untuk mengabdi pada bangsa dan negara. Byb

Tag :

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…