Berjaya di China, Tesla Model Y L Raup 10.000 Pesanan per Hari
Caption: Tesla Model Y L. SP/ JKT
SURABAYAPAGI, Jakarta - Tesla, salah satu merek kendaraan listrik mewah tampaknya berhasil menemukan kembali momentumnya di pasar China, setelah menghadapi tren penurunan penjualan, Senin (08/09/2025).
Kali ini, Tesla meluncurkan model terbarunya yakni, Tesla Model Y L, dilaporkan telah menarik minat luar biasa dengan rata-rata hampir 10.000 pesanan per hari sejak diluncurkan.
Menariknya, sejak diluncurkan pada 19 Agustus lalu, pesanan untuk Model Y L telah mencapai 120.000 unit. Angka ini sejalan dengan temuan sejumlah analis yang mencatat adanya lonjakan signifikan dalam pesanan baru.
Bahkan, Deutsche Bank, dalam sebuah risetnya, memperkirakan pesanan baru Tesla di China pada Agustus akan meningkat sekitar 100 persen dibandingkan bulan sebelumnya, mencapai 130.000 unit.
Tentu saja, pertumbuhan pesat ini disebut-sebut didorong oleh peluncuran Model Y L, SUV enam penumpang dengan jarak sumbu roda yang lebih panjang. Hal ini menjadi angin segar bagi Tesla yang tengah menghadapi persaingan sengit dari merek-merek domestik di China.
Selain itu, tekanan di pasar luar negeri juga mendorong Tesla untuk lebih intensif fokus pada pasar China. Meskipun menghadapi penurunan penjualan tahunan dari Oktober 2024 hingga Agustus 2025 (kecuali Juni), performa Tesla di bulan Agustus 2025 menunjukkan peningkatan signifikan.
Menurut data Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), Tesla China menjual 83.192 kendaraan pada Agustus, meningkat 22,55 persen dari Juli, meskipun turun 4,04 persen dari periode yang sama tahun lalu. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu